Bandarlampung Nah, Korban Bullying Keluhkan Sakit di Kepala

Nah, Korban Bullying Keluhkan Sakit di Kepala

DS (9), bocah asal Lingsuh, Rajabasa, Bandarlampung yang diduga menjadi korban bullying. FOTO ISTIMEWA
DS (9), bocah asal Lingsuh, Rajabasa, Bandarlampung yang diduga menjadi korban bullying. FOTO ISTIMEWA

radarlampung.co.id – DS (9), bocah yang diduga menjadi korban bullying akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkraa, Kamis (14/3). Pasalnya siswa SD yang tinggal di Lingsuh, Rajabasa, Bandarlampung itu mengeluh sakit pada bagian kepalanya serta mual dan muntah.

Menurut Hendri Dunan (44), ayah DS, setelah mendapat kekerasan dari sekelompok remaja yang menamakan diri Geng Jaling, lengan dan kaki DS bengkak. ”Kepalanya juga sakit dan merasa mual serta muntah. Makanya, mau kami bawa ke rumah sakit untuk di-rongent,” kata Hendri.

Hendri mengatakan, ia sudah mendapat informasi ada rencana rembuk untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Namun sampai saat ini, ia belum mendapat kabar lebih lanjut.

Baca :   Mayat di Sungai Itu, Nenek yang Menghilang

”Saya sudah dikabarin mau rembukan. Tapi sampai sekarang belum ada telepon, itikad baik minta maaf atau apapun,” tegasnya.

Sebelumnya, orang tua DS, melaporkan dugaan pengeroyokan ke Polsekta Kedaton, Rabu (13/3). Pelakunya lima remaja berusia belasan. Mereka adalah YG, RZ, DV, YI dan AG.

”Iya, tadi pagi kami sudah melapor ke Polsek Kedaton. Kejadiannya di sebuah kebun RT 01, Lingsuh,” kata Hendri.

Baca :   Lumayan, Dapat Minyak Goreng Gratis

Menurut dia, dugaan bullying tersebut bermula saat sekelompok remaja yang menamakan diri Geng Jaling menghubungi DS melalui pesan aplikasi WhatsApp dan janji bertemu di sebuah tempat.

”Saya nggak tahu. Awalnya dia (DS, Red) pulang dan bajunya kotor. Agak malam, saya dapat video (dugaan bullying, Red). Waktu saya tanya, anak saya mengaku dikeroyok Geng Jaling,” sebut dia.

Hendri menuturkan, bullying tersebut dipicu rasa tersinggungYI, salah seorang remaja. ”Makanya anak saya langsung dikeroyok,” ujarnya. (mel/ais)

       

 

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini