Berita Utama Wanita Itu Tewas Dengan Membakar Diri

Wanita Itu Tewas Dengan Membakar Diri

Anggota Polsek Pringsewu Kota melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi Suhermi, warga RT.02/RW.02, Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu ditemukan tewas, Kamis (14/3). FOTO DOKUMEN POLSEK PRINGSEWU KOTA
Anggota Polsek Pringsewu Kota melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi Suhermi, warga RT.02/RW.02, Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu ditemukan tewas, Kamis (14/3). FOTO DOKUMEN POLSEK PRINGSEWU KOTA

radarlampung.co.id – Suhermi (45), warga RT.02/RW.02, Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu dipastikan tewas karena bunuh diri. Ia mengembuskan nafas terakhir dengan luka bakar yang mencapai 80 persen, Kamis (14/3).

Hal ini diketahui dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan anggota Polsek Pringsewu Kota dan pemeriksaan medis petugas medis Puskesmas Pringsewu dr. Tia Ayuningtiyas Caka Handayani.

Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Eko Nugroho mengatakan, hasil pemeriksaan luar oleh tim medis, tidak ditemukan adanya bukti bekas penganiayaan. “Dipastikan korban meninggal dengan membakar diri menggunakan bensin,” jelasnya.

Baca :   Sabyan Ingin Kembali ke Lampung

Di sekitar jenazahnya ditemukan korek api gas warna merah. Kemudian jarak sekitar dua meter ditemukan tutup botol plastik warna putih dan bekas lelehan botol plastik.

Diketahui, Suhermi ditemukan tidak bernyawa di belakang rumahnya, Kamis pagi (14/3). Sebelumnya, ia menghilang sekitar pukul 05.30 WIB dan didapati sudah tewas.

Menurut Sinta (25), putri sulung Suhermi, sudah sembilan bulan terakhir ibunya mengeluh sakit asam lambung. ”Sering mengeluh (sakit). Perutnya seperti diiris iris,” kata Sinta. Namun begitu, tidak ada yang aneh dengan sikap sang ibu.

Baca :   Ditangkap Usai Membegal

Sekitar pukul 05.30 WIB, Kamis (14/3), ibunya tidak terlihat di rumah. ”Kami mencarinya dan ibu sudah tergeletak di belakang rumah, dekat pohon pisang,” sebut dia.

Sementara Riatno (40), adik iparnya mengatakan, tubuh Suhermi ditemukan sekitar pukul 05.50 WIB. Lelaki yang berjualan bensin ini mengatakan, sehari sebelum tewas, Suhermi meminta anaknya untuk membeli bahan bakar minyak tersebut. (sag/ais)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini