Tersisa 13 Ribu Data Pemilih Bermasalah

Ilustrasi

radarlampung.co.id – Penyelesaian data pemilih yang tidak masuk database kependudukan mulai mendapat titik temu. Di antara 190.523 data pemilih bermasalah yang dikirim Komisi pemilihan Umum (KPU) ke Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), 177.102 data berhasil dideteksi.

’’Untuk 89 ribu yang diserahkan tahap dua menyisakan 9 ribuan. Untuk 101 ribu yang Bekasi (tahap pertama, Red) masih 4 ribuan. Ya, total 13-an ribu (belum jelas),” kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay di kantor KPU RI, Jakarta, kemarin (3/2).

Dari 177 ribu pemilih yang sudah terdeteksi, lanjut dia, tidak semuanya dimasukkan daftar pemilih tetap (DPT). Sebab, ada juga di antara nama-nama itu yang ternyata masih terdaftar sebagai penduduk daerah lain. Dengan begitu, secara konstitusional mereka tidak berhak mendapat hak pilih.

Untuk menyelesaikan problem 13 ribu data pemilih yang tersisa, KPU akan melakukan upaya jemput bola lanjutan ke masyarakat. Nanti 13 ribu pemilih tersebut diberi surat pemberitahuan untuk mengurus identitas kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten/kota masing-masing.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY