Lambar-Pesbar Gelap Gulita Hingga Minggu

radarlampung.co.id – Pemadaman listrik jaringan “jalur” penyulang lada dan cokelat, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) dan Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) tak bisa dihindari akibat kerusakan jaringan faktor bencana alam tanah longsor di Ruas Jalan Nasional Sumberjaya-Liwa, Lambar tepatnya di Pemangku Airkeruh, Pekon Simpangsari, Kecamatan Sumberjaya. Listrik baru akan kembali menyala pada Minggu (19/3).

Dikatakan warga setempat, Agus Hadi Pertama kepada Radar Lambar (Radar Lampung Group), sekitar Pukul 19.30 WIB, Jumat (17/3), terjadi tiga longsor di ruas jalan nasional setempat, persisnya di Pekon Simpangsari tersebut, musibah itu imbas dari tinggi dan curah hujan yang berlangsung cukup lama.

Longsor masing-masing titik menimbun separo badan jalan dan sempat menyebabkan kemacetan lantaran material kayu yang terseret longsor melintang ditengah jalan. Beruntung berkat partisipasi masyarakat dan kesigapan petugas Polsek Sumberjaya, jalur dapat dilintasi dengan satu jalur.

Sekitar Pukul 22.30 terjadi longsor susulan disatu titik, persisna Pemangu Wonosari II, hingga menyebabkan badan jalan tertutup total dan merusak jaringan listrik milik PT. PLN hingga menyebabkan pemadaman listrik seketika. Yang imbasnya hingga saat ini sudah 24 Jam listrik di Kabupaten Lambar (non kecamatan Sumberjaya, Kebuntebu, Gedungsurian dan Airhitam “jalur penyulang teh”), serta Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mati total.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY