Gumsoni Menghilang

Sita Bong dan Sisa SS di Ruang Kadisnaker

Ilustrasi

radarlampung.co.id – Pemkot Bandarlampung geger. Sebab, anggota Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polresta Bandarlampung menggerebek Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dalam dua hari belakangan ini.

Penggerebekan pertama dilakukan pada Kamis (16/3) sekitar pukul 11.00 WIB. Kemudian yang kedua sekitar pukul 16.00 kemarin (17/3).

Dalam penggerebekan pertama, satnarkoba menemukan alat isap sabu-sabu (SS) atau bong, pireks dan sisa pakai SS, serta air softgun. Semua barang itu ditemukan di ruang kerja Kadisnaker Gumsoni. Lalu dalam penggerebekan kemarin sore, polisi menemukan satu gram SS pada salah satu lemari yang ada di ruang arsip.

Kasatnarkoba Kompol Rosef Effendi mengatakan, saat penggerebekan pertama, pihaknya tidak menemukan siapa pun di ruang Kadisnaker yang menjadi sasaran penggeledahan.
’’Ya, tidak ada satu orang pun di ruangan itu. Kadisnya saja nggak ada di tempat. Kami menemukan bong di tas kerja yang ditaruh di meja dalam ruangan. Kalau plastik klip sekitar empat plastik sisa pakai bertaburan di meja kerjanya,” beber Rosef.

Dilanjutkan, pihaknya sempat menyambangi rumah Gumsoni, di Labuhanratu Raya, Labuhanratu, Bandarlampung. Namun, yang bersangkutan tidak ada di kediamannya. ’’Kami masih mencari keberadaan Gumsoni,” katanya.

Pantauan Radar Lampung di Satnarkoba Polresta Bandarlampung terdapat dua pegawai Disnaker sedang diperiksa. Namun, belum diketahui siapa yang diperiksa tersebut.

Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Namun, ia belum mengetahui apakah bong itu milik Gumsoni atau bukan. ’’Yang pasti, kami menemukan alat bukti seperangkat alat isap sisa pakai di kantor Disnaker Bandarlampung. Kita belum tahu siapa pemiliknya,” kata dia.

Menurutnya, untuk menindaklanjuti hasil penemuan bong, aparat meminta keterangan beberapa pegawai Disnaker seputar penemuan narkoba itu. ’’Dia kan pejabat. Saya rasa nggak bakal ke mana-mana. Kami akan kirimkan surat pemanggilan terhadapnya. Karena kan kita belum tahu barang itu milik dia atau bukan,” pungkasnya.

Pantauan Radar Lampung di kantor Disnaker Bandarlampung sekitar pukul 14.00 WIB kemarin, beberapa pegawai sibuk di depan komputer masing-masing dan beberapa lainnya berbincang santai.

Tak satu pun pegawai Disnaker mau berkomentar terkait peristiwa penggerebekan di kantornya. Sementara, Gumsoni dinyatakan tidak ada di ruangannya. Dia dikatakan sedang sakit.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY