Membagi Sensasi Rekaman saat Berkendara

Fenomena Motovlog, Tren Baru Anak Muda Lampung

REKAM PERJALANAN: Inilah kegiatan motovlog yang dilakukan salah seorang anak muda Lampung. Kegiatan ini menjadi tren baru kawula muda provinsi ini. FOTO ISTIMEWA FOR RADAR LAMPUNG

radarlampung.co.id – Kegiatan vlog atau merekam kegiatan kemudian menyebarkan lewat media sosial kini digandrungi. Tidak sekadar merekam kegiatan sehari-hari, para vloger berinovasi untuk merekam kegiatan mereka saat di atas motor atau yang lebih sering disebut motovlog.

Laporan Yayu Suhaesti, BANDARLAMPUNG

SEBUAH tayangan menampilkan pemandangan sebuah jalan yang bergerak maju. Terlihat bagian setang motor serta tangan pengendara yang bergerak mengikuti alur jalan.

Dari sudut pengambilannya, membuat siapa pun yang menonton seolah merasakan sensasi mengendarai. Terkadang melaju cepat, kemudian tiba-tiba berbelok. Atau susah payah melewati jalan menanjak hingga menuruni jalanan curam.

Sensasi itulah yang akan didapat saat menonton tayangan hasil motovlog. Sebuah tren baru anak muda Lampung. Memadukan antara vloging (merekam) dan riding (berkendara).

Salah satu motovloger, Kurniawan Saputra (25), mengatakan, ia sudah hampir setahun menjalani hobi tersebut. Terkadang sendiri atau bersama teman-teman komunitas motovlog lainnya.

”Biasanya kalau saya mengambil rute ketempat-tempat wisata. Jadi para penontonnya nanti juga bisa tahu bagaimana kondisi perjalanan. Tapi sebenarnya motovlog ini felksibel, ada juga yang rutenya di dalam kota,” ujar karyawan perusahaan ekspedisi ini.

Apakah tidak berbahaya berkendara sambil merekam? Tentu tidak. Dia menjelaskan, kamera perekam diposisikan di motor bagian depan untuk merekam pengendara lain dari motor.

Kemudian ada juga yang diposisikan di bagian mulut helm. Sebab dengan posisi demikian dapat merekam langsung apa yang dilihat oleh si pengendara.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY