Pemasangan Instalasi Bulan Depan

Gas Rumah Tangga Rampung Tahun Ini

Ilustrasi

radarlampung.co.id Pemasangan instalasi untuk gas rumah tangga di provinsi ini terus dimatangkan.

Pemprov Lampung terus berkoordinasi dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) soal pengembangan gas rumah tangga (RT) di wilayah Lampung.

Asisten II Bidang Ekbang Setprov Lampung Adeham mengatakan, berdasarkan informasi dari PT PGN, pekerjaan pemasangan instalasi untuk gas RT di Bandarlampung diperkirakan dilaksanakan pada Mei.  ”Informasinya Mei ini bahan untuk penginstalasiannya datang,” kata dia kemarin.

Nantinya, pekerjaan pemasangan instalasi, harus dikebut sampai akhir tahun ini. Di mana, ada beberapa titik jika sudah rampung dikerjakan, sudah bisa diaktifkan terlebih dahulu.

”Ya 10 ribu itu targetnya tahun ini selesai semuanya. Dari mulai instalasi sampai ke pengaktifan gas rumah tangganya,” jelasnya.

Pj. Bupati Tulangbawang Barat ini mengatakan, data masyarakat yang berhak bergantung kepada keputusan PGN yang dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat. Di mana, sebelumnya sudah dilakukan survei terlebih dahulu.  ”Sebelumnya ada survei. Yang diaktifkan nantinya sesuai yang dilakukan hasil survei itu,” kata dia.

Dia menjelaskan, hal ini akan sangat membantu masyarakat. Sebab, dapat mengurangi beban yang dikeluarkan di setiap harinya. ”Saya hitungannya tidak hafal. Yang jelas, ketika dibandingkan dengan pemakaian gas melon, bisa lebih irit,” yakinnya.

Bagaimana dengan safety pemakaian? Dia memastikan sudah menekankan kepada PGN agar melakukan instalasi sesuai dengan SOP yang ada.  ”Agar meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan,” kata dia.

Sementara, anggota Komisi IV DPRD Lampung Watoni Noerdin menekankan baik kepada pemprov dan PGN untuk lebih teliti dalam pemilahan masyarakat yang berhak untuk mendapatkan fasilitas ini.

”Jika arahnya ke masyarakat miskin, tentunya harus melalui verifikasi yang pas dan akurat. Jangan sampai, orang yang tidak berhak, bisa mendapatkan,” kata dia.

Dia juga menekankan kepada keamanan penggunaan terhadap masyarakat. Untuk itu, sebelum benar-benar diberlakukan, butuh sosialisasi yang menyeluruh kepada masyarakat, tentang tata cara penggunaan gas rumah tamgga ini.

”Jangan sampai menimbulkan kerugian atau bahkan ada korban terlebih dahulu nantinya baru melakukan tindakan. Jadi lebih baik diantisipasi dari awal,” sarannya.(abd/c1/whk)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY