Longsor, Antrean Kendaraan 15 Km

SIGAP DONG!: Longsor di Pal Tujuh Pekon Labuhanmandi yang menyebabkan jalan lintas Liwa-Krui-Bengkulu sempat lumpuh sementara. FOTO TRY/ RADAR LAMPUNG

Radarlampung.co.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pesisir Barat pukul 15.00 WIB Kamis (18/5) menyebabkan terjadinya longsor di Pal Tujuh Pekon Labuhanmandi. Akibatnya, jalan lintas Liwa-Krui-Bengkulu sempat lumpuh.

Tumpukan material dan pohon besar runtuh menutupi jalan lintas itu. Terjadi antrean kendaraan dari kedua arah hingga 15 kilometer (km). Ini terjadi karena masyarakat sekitar serta pengguna jalan membersihkan rute itu dengan alat seadanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat Syaifullah, mengklaim bahwa petugas dari bpbd-lah yang membersihkan material dengan alat dari instansinya. Padahal, pantauan Radar Lampung di lokasi tidak terlihat adanya alat berat. Gergaji mesin pun tak ada. Di lokasi hanya terlihat satu orang anggota satuan polisi pamong praja (Satpol PP) yang kebetulan melintas.

Sopir bus Lintas Sriwijaya, rute Bandarlampung-Bengkulu, Adi mengatakan, peristiwa seperti ini kerap terjadi. Namun sayangnya dari instansi terkait tidak pernah cepat bersikap. Selalu saja mereka harus menunggu berjam-jam sampai longsoran dibersihkan.

”Walaupun bisa melintasi, kami nantinya harus membayar kepada warga dikarenakan merekalah yang membersihkan. Untuk mobil biasanya Rp30 ribu dan sepeda motor Rp20 ribu. Tapi, kami ikhlas kok,” singkatnya. (try/c1/ade)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY