Wow, Tunggakan Pelanggan PLN Rp1,6 M

Ilustrasi

BALIKBUKIT – Nilai tunggakan listrik PT PLN Rayon Liwa di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) dan Pesisir Barat (Pesbar) saat ini mencapai Rp1,6 miliar dari 4.200 rekening pelanggan umum. Waktu tunggakan bervariasi mulai satu hingga tiga bulan.

Supervisor Transaksi Energi PT PLN (Persero) Miftahul Huda menjelaskan, upaya pemberian surat peringatan telah disampaikan kepada pelanggan. Namun hingga saat ini belum juga berkurang.

Dalam waktu dekat pihaknya akan kembali memberikan surat peringatan. Jika tidak ada respons, dia akan membentuk tim gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian untuk mencabut meteran penunggak.

”Rencananya Juni mendatang akan kami siapkan tim gabungan kalau surat peringatan ini tidak diindahkan. Kalau sudah dibayar, baru akan kami ganti dengan meteran prabayar sebagai upaya mencegah terjadinya tunggakan lagi,” paparnya, kemarin (18/5).

Disinggung dari kalangan mana saja pelanggan yang menunggak tersebut, dia enggan membeberkan. Dia hanya menyebut mereka mayoritas adalah masyarakat umum.

”Kami telah mengklarifikasi tunggakan-tunggakan mereka untuk membedakan para pelanggan yang ngeyel. Ada pelanggan yang masuk dalam golongan pelanggan lancar dalam kategori masa 60 hari dari pemberian surat teguran. Kemungkinan, pelanggan ini akan melunasi tagihan mereka sebelum ada pembongkaran,” duganya.

Pihaknya berharap ada kesadaran masyarakat untuk melunasi tunggakan tersebut tanpa harus diberikan surat teguran terlebih dahulu. Apalagi, sampai opsi terakhir yakni mencabut meteran dan menggantinya dengan meteran prabayar. (edi/lus/rnn/c1/ade)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY