2018, Unila Target Miliki 120 Profesor

115
SELAMAT!: Rektor Unila Prof. Hasriadi Mat Akin (kedua dari kiri) bersama tiga guru besar usai pengukuhan di GSG setempat kemarin. FOTO ELGA PURANTI/RADAR LAMPUNG

BANDARLAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) menargetkan memiliki 120 guru besar pada tahun 2018. Hal ini sejalan dengan keinginan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk menambah jumlah profesor pada 2019.

Demikian diungkapkan Rektor Unila Prof. Hasriadi Mat Akin usai menghadiri pengukuhan tiga guru besar di Gedung Serbaguna (GSG) Unila kemarin. Tiga dosen yang dikukuhkan menjadi guru besar yaitu Dr. Ir. Murhadi, M.Si. selaku profesor Bidang Ilmu Pangan Fakultas Pertanian, Dr. Lindrianasari, S.E., Akt., M.Si. (profesor Bidang Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis), serta Dr. Ahmad Saudi Samosir, S.T., M.T. (profesor Bidang Ilmu Teknik Elektro Fakultas Teknik).

Dengan pengukuhan tiga guru besar tersebut, tahun ini Unila telah menambah enam guru besar. Hingga saat ini, Unila sudah memiliki sebanyak 70 guru besar. Namun tiga di antaranya telah memasuki masa pensiun. Sehingga tersisa 67 guru besar.

“Alhamdulillah sudah bertambah tiga guru besar hari ini (kemarin, Red). Sebelumnya juga kita sudah melakukan pengukuhan guru besar, jadi tahun ini ada enam guru besar yang bertambah,” katanya.

Menurut Hasriadi, Unila juga akan terus berupaya untuk meningkatkan jumlah profesornya di tahun mendatang. Sebab, menurut dia, Unila mempunyai sekitar 450 dosen bergelar doktor. Namun, baru 70 orang di antaranya yang dianugerahi gelar profesor.

“Tahun ini saja masih ada empat atau lima orang lagi yang masih dalam proses untuk menjadi profesor. Jadi kita sangat mengharapkan ratusan lainnya akan segera menyusul,” katanya.

Terpisah, Dekan Fakultas Pertanian Unila Prof. Irwan Sukri Banua mengaku, saat ini proporsi dosen bergelar doktor dengan yang bergelar  profesor masih sangat jauh. “Seharusnya banyak dosen dengan gelar doktor yang sudah bisa menjadi profesor. Jadi antara doktor yang sudah memiliki pangkat tertinggi dengan doktor yang belum profesor itu masih senjang jauh. Mudah-mudahan dengan support universitas, kita bisa segera menambah lagi profesor,” katanya. (ega/c1/fik)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here