212 Pejabat Pemprov Dilantik Malam Hari

993
ROLLING: Asisten III Bidang Administrasi Umum Hamartoni Ahadis memimpin pelantikan ratusan pejabat Pemprov Lampung semalam. FOTO HUMAS PEMPROV FOR RADAR LAMPUNG

radarlampung.co.id – Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo kembali menggelar rolling pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan pemprov.

Rolling dilaksanakan pukul 20.00 WIB tadi malam di ruang Sungkai Pemprov Lampung. Jumlah pejabat yang di-rolling mencapai 212 orang. Rinciannya 1 pejabat eselon II; 54 eselon III; dan 157 eselon IV.

Pelantikan sesuai Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 821.23/582/VI.04/2017 perihal Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari Jabatan Fungsional Kepala di Lingkungan Pemprov Lampung.

Mereka dilantik Asisten III Bidang Administrasi Umum Hamartoni Ahadis. Proses pelantikan diwakili tiga orang dari masing-masing eselon. Untuk eselon II adalah Tyaz Nuziar yang dimutasi sebagai kepala Badan Pengurus Korpri.

Kemudian eselon III diwakili M. Risco yang dimutasi menjadi sekretaris Dinas Sosial Lampung. Sebelumnya, Risco menjabat kepala Bagian (Kabag) Agama Biro Kesejahteraan Sosial.

Sedangkan untuk eselon IV diwakili Rahma Dewi Suryani yang menjabat Kasubbag Keuangan dan Perencanaan di Sekretariat Badan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa.

Sementara, untuk para pejabat lainnya belum diketahui posisinya. Bahkan, pejabat yang di-rolling juga banyak yang tidak  mengetahui posisinya. Penyebabnya, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung menutup rapat informasi siapa saja nama dan posisi pejabat yang terkena rolling.

Plt. Kepala BKD Rusli Syofuan saat ditanya wartawan mengenai daftar pejabat yang di-rolling mengaku tidak paham mengenai hal tersebut. ’’Jangan tanya saya,” ujarnya sambil berjalan cepat menghindari kejaran wartawan.

Bahkan, Rusli tetap menutup rapat informasi daftar pejabat yang di-rolling meski dikejar wartawan hingga ia masuk mobilnya. ’’Sudah, tanya Desma (Kasubbag Jabatan Kepegawaian BKD, Red) saja. Nanti lihat saja di website,” kilahnya.

Terpisah, Desma Novandi saat dikonfirmasi juga enggan membeber nama-nama pejabat yang di-rolling. Dia hanya memastikan tidak ada pejabat yang berstatus non-job. ’’Roling terstruktur kok. Lengkapnya masih kami data, untuk dimasukkan ke website,” ujarnya.

Sementara, kata dia, hingga saat ini posisi kepala BKD Lampung masih di-Plt.-kan. Dia mengaku belum ada pembahasan soal pendefinitifannya. ’’Kalau itu masih dipertimbangakan Baperjakat,” katanya.

Sementara, Asisten III Hamartoni Ahadis dalam sambutannya mengatakan, rolling merupakan hal biasa dalam pemerintahan. Maksudnya adalah penyegaran terhadap pelaksanaan tupoksi. ’’Rolling ini berdasarkan kinerja dan evaluasi serta prestasi,” ujarnya.

Dia melanjutkan, pelantikan yang dilaksanakan di malam hari tidaklah menjadi soal dan tak ada larangan dalam aturan apa pun. ’’Jadi bukanlah sesuatu yang aneh. Ini hasil kajian Baperjakat. Malam, subuh juga bisa kok,” jelasnya.

Alumnus Universitas Lampung ini juga menegaskan, rolling tadi malam tidak ada kaitannya dengan Pilgub Lampung yang berlangsung tahun depan. ’’Enggak ada itu. Hanya kebutuhan formasi. Kaitannya dengan organisasi perangkat daerah (OPD),” pungkasnya. (abd/c1/whk)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here