Ada Surat Izin Pegawai Palsu di Lamsel

SIDAK: Wakil Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto memberikan arahan saat sidak pegawai di Kecamatan Kalianda kemarin. FOTO IDHO MAI SAPUTRA/RADAR LAMSEL/RNN
- Advertisement -

radarlampung.co.id – Tingkat kehadiran pegawai di Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan cukup baik. Namun ada temuan surat izin diduga dibuat oleh pihak lain, bukan pegawai yang bersangkutan.

Ini diketahui dari hasil inspeksi mendadak (sidak) Wakil Bupati Lamsel Nanang Ermanto bersama tim gerakan disiplin nasional (GDN) kemarin (12/7). Sasarannya adalah sejumlah kantor di wilayah Kecamatan Kalianda.

Berdasar pantauan Radar Lamsel (grup Radar Lampung), kantor yang didatangi antara lain UPT Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kecamatan Kalianda-Rajabasa, Puskesmas Kalianda, dan UPT Dinas Pendidikan, Kecamatan Kalianda.

Nanang menyatakan tingkat kehadiran pegawai di wilayah tersebut cukup bagus. Namun, dia menemui beberapa surat izin pegawai yang diduga dibuat oleh rekan kerja yang bersangkutan.

”Kalau tingkat kehadiran, saya rasa cukup baik. Tetapi, yang perlu diperhatikan mengenai surat izin. Jangan asal ada. Pemimpin di kantor tersebut harus bisa mempertanggungjawabkan surat izin. Jangan sampai, ada oknum pegawai yang membuatkan izin,” tegas Nanang usai sidak.

Dilanjutkan, sidak merupakan bagian dari upaya membentuk revolusi mental para pegawai. Pihaknya, tidak ingin ada pola kerja lama yang masih diterapkan.

“Kita tinggalkan pola-pola kerja lama yang kurang baik dan tidak maksimal. Di kecamatan ini, kita sebagai pelayan masyarakat. Jadi, harus bekerja dengan baik supaya masyarakat merasa nyaman,” tegasnya.

Sementara, Inspektur Lamsel Joko Sapta menegaskan agar jangan ada pegawai yang bekerjasama untuk hal yang tidak baik. Misalnya membuatkan surat izin palsu tanpa tanda tangan pegawai yang bersangkutan.

“Memang kita perhatikan, setiap sidak selalu ada surat izin pegawai yang tidak dibuat sendiri oleh yang bersangkutan. Artinya, ini kerjasama yang kurang baik. Semestinya, surat izin dibuat harus detail. Apa keperluan mereka (pegawai, Red)  sampai harus izin kerja,” ujarnya Joko.

Sebelumnya tim GDN Pemkab Lamsel yang dipimpin Nanang melakukan sidak ke sejumlah satuan kerja. Di antaranya kantor  BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan UKM, RSUD dr. Bob Bazar, dan Disdukcapil.

Nanang menyatakan, sidak tidak semata-mata untuk mengetahui tingkat kehadiran. Pihaknya juga ingin lebih dekat dan mengetahui kinerja pegawai setiap SKPD.

”Sebenarnya yang paling utama, kita ingin melihat mental dan tanggung jawab pegawai. Seperti apa mereka melaksanakan tugas dan kewajibannya di kantor,” sebut dia. (idh/rnn/c1/ais)

- Advertisement -
loading...

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY