Anggaran Minim, Napi Diberdayakan

Untuk Bangun 2 Rumdis Lapas
78
Ilustrasi

radarlampung.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Gunungsugih, Lampung Tengah (Lamteng), akan melakukan program asimilasi narapidana. Yakni dengan kegiatan membangun dua rumah dinas (rumdis) untuk 33 petugas lapas yang baru.

Kalapas Kelas III Gunungsugih Syarpani mengatakan, pihaknya akan memanfaatkan tenaga sepuluh narapidana untuk membangun dua rumdis.

’’Ya, untuk menyambut 33 petugas lapas yang baru, akan dibangun dua rumah dinas. Pengerjaannya akan dilakukan sepuluh napi. Ini bagian dari program asimilasi yang kami jalankan,” katanya.

Pembangunannya, kata Syarpani, akan dimulai pada Senin (20/11). “Besok (Senin, 20/11) kita peletakan batu pertama. Mohon dukungannya agar pembangunan dua rumah dinas berjalan lancar,” ujarnya.

Ditanya kenapa tidak menggunakan tenaga dari luar, Syarpani menyatakan tidak memiliki anggaran yang cukup. “Nggak ada anggarannya. Kita saja minta bantuan pasir dari kepala kampung sekitar lapas,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan,  dalam meningkatkan aktivitas maksimal warga binaan yang overcrowded, Lapas Kelas III Gunungsugih meminta bantuan pemerintah daerah. Terutama dalam pemenuhan berbagai fasilitas yang belum tersedia. Diantaranya ruang paket BC, PKBM Mandiri sekolah kejar paket, sanggar musik, dan fasilitas kegiatan lainnya.

Overcrowded Lapas dengan kapasitas 300 orang disii 573, kata Syarpani, jika tidak diiringin kegiatan maksimal warga binaan akan menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

“Jadi saya akan berupaya agar warga binan bisa beribadah dan beraktivitas maksimal. Dengan aktivitas maksimal dapat menghindari pemikiran melarikan diri. Jadi napi ikhlas menjalani pidana,” bilangnya.

Masalah peredaran narkoba di Lapas, Syarpani berharap peran serta masyarakat ikut peduli terhadap pembinaan napi. “Sekarang ini petugas keamanan kita minim. Kita juga masih melakukan pemeriksaan manual. Jadi kalau mau sukses pembinaan napi, masyarakat juga harus peduli. Kita usahakan maksimal menghindari peredaran narkoba di lapas. Zero tolerence (nggak ada toleransi). Petugas yang terlibat akan dipidanakan,” tegasnya.

Sedangkan Kadivas Kanwil Kemenkumham Lampung Edi Kurniadi mengatakan Lapas Kelas III Gunungsugih akan mendapat tambahan 33 petugas SDM. “Sekarang memang petugas di Lapas ini jauh dari mencukup. Insya Allah ada penambahan 33 orang SDM. Lapas ini tempat introspeksi diri, bagian perjalanan hidup. Saya yakin masih ada yang peduli dengan warga binaan,” katanya.

Terkait masalah narkoba yang krusial sering terjadi di Lapas, Edi menyatakan tidak akan melindungi oknum yang terlibat. “Oknum petugas yang terlibat narkoba, tidak ampun. Kalau tak sanggup, silakan mengundurkan diri. Kita tak akan melindungi. Selama saya di sini sudah ada tiga petugas yang terlibat narkoba,” tandasnya. (sya/c1/wan)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here