Astaga, Nenek-nenek Nyabu

Simpan BB di Celana Dalam
631
ILUSTRASI/FOTO NET

radarlampung.co.id – Awalnya anggota Satresnarkoba Polresta Bandarlampung tidak menemukan barang mencurigakan saat menggerebek kediaman Farida di Jalan M. Yamin, Tanjungkarang Timur (TkT), Bandarlampung. Namun, gerak-gerik wanita 60 tahun itu tidak wajar.

Ia juga menolak saat polisi hendak menggeledahnya. Personel polisi wanita (polwan) didatangkan dan Farida diperiksa. Ternyata ditemukan satu paket sabu-sabu dari balik celana dalam yang dipakai pensiunan PNS itu. Farida diamankan, Rabu siang (15/11).

Kasatresnarkoba Polresta Bandarlampung Kompol Indra Herlianto mengatakan, penangkapan tersebut bermula dari informasi dugaan penyalahgunaan narkoba. Dalam penyelidikan, polisi memantau kediaman Farida.

Lantas ada seorang wanita masuk ke rumah tersebut. ”Saat kami grebek, kami menemukan seorang wanita (Farida, Red) di TKP. Kami menggeledah rumah dan tubuhnya. Tapi tidak ditemukan barang bukti narkoba,” kata Indra, Senin (20/11).

Setelah menemukan barang bukti narkoba yang disembunyikan di celana dalam Farida, polisi melakukan pengembangan. Lalu didapat informasi bahwa sabu tersebut berasal dari Suhardi Malik alias Kapal (43).

Polisi menuju kediaman  Suhardi di Jalan Perintis Kemerdekaan, TkT, Bandarlampung. Barang bukti yang disita dari oknum PNS itu berupa plastik klip diduga untuk paket sabu. ”Tersangka (Suhardi) mengakui barang (sabu, Red) yang ada di Farida berasal darinya,” sebut dia.

Tidak berhenti sampai di sitiu. Polisi kembali melakukan pengembangan dan menangkap Eddy Kunang (47), warga Jalan Cokro Aminoto, Enggal, Bandarlampung berikut barang bukti beberapa plastik klip dan timbangan digital.

”Dari keterangan Eddy, sabu-sabu itu didapat dari AR (DPO). Ketika kediamannya digerebek, yang bersangkutan sudah tidak ada,” urai Indra.

Sementara Farida mengaku sudah dua tahun mengonsumsi sabu. Wanita itu mengaku mengonsumsi kristal haram tersebut untuk menghilangkan stres. ”Biasanya saya memakai sendiri atau sama kawan. Tapi nggak sering,” kata Farida. (yud/ais)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here