Awal Mei Penjaringan, PDIP Siapkan Dua Opsi

361

radarlampung.co.id – PDI Perjuangan dipastikan jadi penentu peta politik Pilgub 2018. Sebab dengan kekuatan 17 kursi di DPRD, partai ini bisa mengusung calon tanpa berkoalisi.

Partai berlambang banteng itu menyiapkan dua opsi dalam pilgub mendatang. Pertama, memajukan calon gubernur (cagub) ideal tanpa berkoalisi dengan partai politik (parpol) mana pun. Kedua, berkoalisi dengan parpol lain dengan kader internal diposisikan sebagai calon wakil gubernur (cawagub).

Wakil Ketua Bidang Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDIP Lampung Suhardi Buyung mengatakan, beberapa nama dari kader internal berpotensi untuk maju.

Di antaranya Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. dan istrinya, Eva Dwiana. Lalu Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP Bambang Suryadi, dan mantan Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza S.Z.P.

Selain itu, anggota DPR RI dari PDIP juga berpotensi maju. Di antaranya Henry Yosodiningrat dan Sudin. ’’Kami utamakan kader partai dong. Nanti muncul yang lain juga dari internal pun tidak apa-apa. Ini kan baru bakal calon, boleh-boleh saja. Nanti kan melalui tahapan-tahapan,” kata Suhardi kepada Radar Lampung, Selasa (18/4).

Plh. ketua DPC PDIP Tanggamus ini melanjutkan, panitia penjaringan yang mulai bekerja awal Mei mendatang akan melihat elektabilitas hasil survei, logistik, dan soliditas partai. Hal ini berdasarkan Peraturan Partai Nomor 4 Tahun 2015 tentang Mekanisme Penjaringan Paangan Calon PDIP.

Dia mengatakan bakal mengutamakan kader partai karena PDIP membawa calon berjuang untuk menang. Apalagi, PDIP merupakan pemenang Pemilu 2014 yang bisa mengusung cagub-cawagub sendiri tanpa berkoalisi dengan parpol mana pun. ’’Sudah pasti kami membawa kader internal, apa nomor satu (cagub) atau dua (cawagub),” ujarnya.

Sedangkan untuk bakal calon dari eksternal, Suhardi mempersilakan siapa pun untuk mendaftar ke panitia penjaringan cagub-cawagub. Dia mengakui sampai saat ini PDIP belum membuka komunikasi politik dengan siapa pun yang sudah berniat maju.

’’Tetapi pada prinsipnya, PDIP welcome dengan siapa pun. Yang masih menjabat atau tidak, siapa pun boleh,” katanya.

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here