|
AWAL bulan sudah tiba, kebutuhan dapur pun harus dipenuhi. Ketika belanja di supermarket, memang banyak sekali godaan untuk membeli es krim, makanan instan, camilan manis, atau keripik gurih. Godaan itu bisa muncul dari kemasan yang menggoda,
diskon, tawaran pramuniaga, atau mungkin rengekan si kecil. Padahal camilan itu bisa membuat kebiasaan makan yang tidak sehat bagi Anda dan keluarga.Untuk membentuk kebiasaan makan yang sehat, mulailah dengan berbelanja makanan sehat. Cobalah disiplin dalam berbelanja dengan hanya membeli makanan yang sehat agar Anda dan keluarga terhindar dari masalah kesehatan.
Mencari bahan makanan sehat pun bukan hal mudah sekarang ini. Bahan-bahan seperti sayur, buah, daging, ikan, dan sebagainya yang kita perlukan untuk nutrisi tubuh belum tentu aman untuk kesehatan.
Sayur dan buah yang terlihat segar ternyata menyimpan pestisida yang bisa meracuni tubuh. Ikan dan bahan dari laut lainnya berisiko teracuni limbah lautan. Sedangkan daging pun kemungkinan mengandung virus antraks.
Kepala Instalasi Gizi RSUDAM Endang Sri Wahyuni, S.Sp., M.P.H. mengatakan, sekarang ini jarang sekali buah dan sayuran yang tidak menggunakan pestisida. Anggapan bahwa sayuran yang berlubang pada daun maupun tangkai akibat gigitan ulat atau serangga menunjukkan bebas pestisida, juga belum tentu benar.
’’Karena penggunaan berbagai jenis racun yang lama menyebabkan hama menjadi kebal,” kata Endang kepada Radar Lampung kemarin.
Dia menuturkan, untuk memilih sayuran yang sehat, pilihlah yang tampak segar dan cerah. Misalnya, sawi, bayam, dan kangkung. Pilihlah yang berdaun segar dan tidak menguning, tidak memiliki bercak, mudah dipatahkan, serta masih muda.
Untuk sayuran yang berbentuk bunga, pilihlah yang bertekstur keras, tidak lembek, dan tidak berulat. Sedangkan sayuran jenis akar-akaran atau umbi-umbian seperti wortel dan kentang yang bertekstur keras, pilihlah yang tidak ada luka atau goresan dan tampak banyak mengandung air.
’’Lalu untuk sayuran jenis buah seperti tomat, timun, labu air, kacang panjang, dan sebagainya, pilihlah yang tidak keriput, banyak mengandung air, serta bertekstur keras,” urainya.
Sebagai ibu rumah tangga yang cermat dalam berbelanja sayuran, ada baiknya pilih yang tidak banyak mengandung kotoran seperti tanah yang masih menempel atau rumput yang ikut dalam sayuran daun. Ini karena hama yang ada dalam kotoran itu dapat tercampur dengan sayuran.
Agar sayuran tetap sehat dan segar, menurut Endang, sebaiknya disimpan dalam kulkas atau tempat yang dingin dan redup. Misalnya di dekat penyimpanan air yang terlindung dari sinar matahari. Sebelum dimasukkan kulkas, sayur sebaiknya dibersihkan, baru kemudian dibungkus kertas atau koran.
’’Baru selanjutnya dimasukkan kulkas khusus sayuran. Apabila sayuran terbungkus plastik, hendaknya dikeluarkan dan pindahkan agar vitamin yang terkandung dalam sayuran tetap terjaga,” ungkap Endang. (nur/c2/dna)
Redam Stres dengan Makanan Sehat Alami
Mudah stres? Kamu tak sendiri. Risiko itu kian meningkat dalam masyarakat pada era modern. Peningkatan itu disebabkan menumpuknya tekanan yang dialami individu ketika mereka berada dalam lingkup pekerjaan, lingkungan sekitar, dan keluarga.
Stres juga terkait dengan makanan. Bila ingin mencegah stres, cobalah cara sederhana yakni mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Pakar nutrisi David Zinczenko menyatakan, ketika stres, tubuh secara alami meminta pasokan kalori.
Pasokan kalori itu sengaja dipersiapkan tubuh untuk menghadapi tekanan yang dialami seseorang. Karena itu, pasokan nutrisi tersebut haruslah sehat dan bergizi. Pasalnya, pasokan makanan yang jauh dari sehat dan bergizi hanya akan mengancam seseorang dari risiko obesitas.
Kuncinya adalah makanlah apa yang kamu inginkan guna menghilangkan stres, membuat kamu terlebih lebih ramping, dan kuat melalui masa-masa sulit. Berikut tujuh jenis makanan yang direkomendasikan:
Pepaya
Mungkin sebagian dari Anda mengira pepaya hanyalah buah yang bermanfaat melancarkan pencernaan belaka. Jika berpikiran demikian, artinya Anda salah besar. Pepaya ternyata mengandung nutrisi yang mampu menghentikan stres seseorang. Nutrisi itu mampu memancing produksi hormon antistres dalam tubuh. Sebagai informasi, setengah pepaya mengandung 75 persen vitamin C lebih banyak dari jeruk.
Berdasarkan hasil riset Universitas Alabama, Amerika Serikat, satu pepaya berukuran besar mengandung 200 mg vitamin C. Dengan jumlah kadar vitamin seperti itu, seekor tikus tidak akan mengalami stres selama dua hari. Kalau pepaya juga berkhasiat buat menghilangkan stres pada tikus, berarti bisa digunakan untuk menghilangkan stres pada manusia.
Peppermint Tea
Teh dengan daun mint direkomendasikan sebagai minuman yang mampu membuat Anda jauh lebih fokus dan meningkatkan semangat kerja seseorang. Sejumlah riset mengungkap konsumsi teh pepermint selama perjalanan jauh membuat pengendara lebih tahan ngantuk dan tetap fokus. Bagi seseorang yang tidak menyukai teh, mungkin bisa menggantinya dengan permen pepermint atau minyak pepermint.
Pumpkin Seeds
Makanan berikutnya yang ampuh mengatasi stres adalah biji labu. Bagi masyarakat Indonesia, mungkin terlalu awam dengan biji labu sehingga jarang sekali mengonsumsi labu. Padahal labu, terutama pada bijinya, mengandung magnesium tinggi. Perlu diketahui, tubuh membutuhkan magnesium dalam jumlah besar.
Sayangnya, hanya 30 persen dari magnesium yang dipenuhi. Akibatnya, risiko gejala stres seperti sakit kepala, cemas, tegang, kelelahan, insomnia, gelisah, dan tekanan darah tinggi. Seperempat mangkuk biji labu mampu memenuhi setengah kebutuhan magnesium dalam sehari.
Alpukat
Alpukat bukanlah buah yang berasa manis ketika dikonsumsi. Meski demikian, alpukat memiliki kandungan lemak sehat dalam setiap dagingnya. Selain lemak sehat, alpukat juga mengandung potasium terbilang tinggi. Bahkan kandungan potasium apukat lebih tinggi ketimbang pisang.
Salmon
Bagi penyuka sajian ikan tentu paham dengan kandungan gizi yang terdapat dalam daging ikan salmon. Salah satu kandungan gizi yang cukup esensial dari ikan salmon adalah omega-3. Berdasarkan sebuah studi, daging salmon juga mengandung protein tinggi, tripofan. Satu filet salmon memiliki sebagai tripofan sebanyak yang Anda butuhkan dalam satu hari. Kandungan tripofan inilah yang obat stres yang ampuh.
Almond
Kacang almond mengandung low-density lipoprotein LDL yang baik untuk jantung. LDL ini akan memerangi 10 persen kolesterol jahat apabila dikonsumsi secara teratur. Ia juga menurunkan risiko serangan jantung, kanker, dan membuat Anda awet muda.
Beberapa studi yang pernah dilakukan, almond juga baik untuk diet lantaran kandungan seratnya yang cukup tinggi. Almond juga mengandung karbohidrat yang bisa mengenyangkan perut bila dikonsumsi. Almond juga kaya akan protein yang tentunya sangat baik untuk pertumbuhan kuku, kulit, dan rambut.
Kandungan kalsium dalam almond cukup tinggi. Karena itu, kacang almond bisa memperlancar peredaran darah dan menjaga kestabilan liver. Tak ketinggalan, almond juga mengandung vitamin E. Perlu diketahui, vitamin E sangat memicu tubuh memproduksi hormon antistres.
Bubur Gandum (Havermut)
Efek biokimia dari stres adalah kehabisan stok serotonin, hormon yang membuat Anda merasa sejuk, tenang, dan terkendali. Salah satu strategi utama untuk meningkatkan serotonin kembali ke tingkat yang sehat adalah meningkatkan asupan karbohidrat.
Sebaliknya, untuk memperlancar produksi serotonin, konsumsilah makanan kaya serat seperti gandum. Lambatnya pencernaan makanan menyebabkan produksi sorotonin stabil dan mencegah naiknya gula darah yang mengakibatkan perubahan suasana hati serta nafsu makan. (dbs/c2/dna)




KANTOR PUSAT: GRAHA PENA LAMPUNG, Jl. Sultan Agung No. 18 Kedaton, Bandarlampung - 35115 - Indonesia | Telp. (0721) 789750 - 782306, Fax. (0721) 789752 - 773930