Jum'at, 22 Agustus 2014
     
Home Berita Utama Trek Menantang Buat Para Peserta Ketagihan

Trek Menantang Buat Para Peserta Ketagihan

836
Kali Dibaca
E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita
LIWA – Meski dibanjiri keringat, rasa puas tergambar jelas dari wajah para peserta Tour de Ranau saat memasuki garis finis di Kawasan Wisata Lumbok Seminung, Lampung Barat (Lambar), kemarin (30/3) sekitar pukul 10.00 WIB.

Rombongan peserta sebelumnya dilepas Staf Ahli Bidang Perekonomian Pemkab Lambar Wasisno Sembiring didampingi General Manager Radar Lampung Purna Wirawan sekitar pukul 07.00 dari Pusat Penyuluhan dan Pengembangan Kopi Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (P3K AEKI) di Hanakau, Sukau.

Para peserta mengaku mendapat pengalaman unik dari keikutsertaannya pada even yang baru kali pertama dilaksanakan di Provinsi Lampung ini. Meski trek yang harus mereka taklukkan cukup sulit dan menantang, para peserta yang berasal dari 11 klub sepeda sebagian besar berhasil menyentuh garis finis.

Seperti halnya Arifin, lelaki yang hampir genap berusia 60 tahun ini seolah tak kehabisan tenaga untuk mengikuti acara hiburan dan pembagian doorprize dari panitia penyelenggara berupa sepeda Orbea. Peserta yang berasal dari Klub Goes Asik Club (GAC) Bandarlampung ini mengungkapkan kegembiraannya bisa melihat keindahan Kabupaten Lampung Barat dengan bersepeda. ’’Kalau capek jelas Mas, karena treknya lengkap, tanjakan curam sampai kami harus berjalan kaki mendaki serta ada turunan yang cukup curam namun asyik, jadi nggak kerasa sampai di finis,” ujarnya sembari tersenyum.

Arifin mengakui trek Hanakau-Lumbok Seminung memang menantang. Meski dirinya bersama para anggota klub sering melakukan touring dengan jarak yang cukup jauh setiap minggunya, trek yang dilahapnya dalam Tour de Ranau ini benar-benar berbeda.

’’Kalau Bandarlampung ke Lempasing atau Metro sudah tiap minggu Mas. Sekarang ke Ranau rasanya benar-benar berbeda. Mantap pokoknya,” ucap dia seraya mengacungkan jempol kanannya.

Senada diungkapkan Surya Ganda. Peserta asal Klub Semergo ini merasakan kegembiraan berlipat. Selain pengalaman bersepeda yang luar biasa, ia juga beruntung mendapatkan doorprize berupa satu unit sepeda Orbea dalam pengundian yang dilaksanakan di Kawasan Wisata Lumbok Seminung. ’’Jelas bangga, karena bisa mencapai finis meski napas hampir putus,” selorohnya.

Surya mengaku sebelumnya memang ingin membeli sepeda lipat agar bisa dibawa ke mana-mana. Namun, niatnya itu terpaksa dibatalkan karena ia berhasil mendapakan hadiah utama. ’’Tadinya mau beli sepeda lipat, tetapi ditunda dahulu. Kan sudah ada sepeda baru,” katanya sambil tersenyum.

Banyaknya peserta yang tidak kuat untuk mendaki sampai garis finis tak mengurangi antusias para peserta untuk menjajal kembali trek Hanakau-Lumbok Seminung. ’’Kami akan menantikan Tour de Ranau berikutnya. Dan saya pastikan peserta dari (Klub) Semergo akan lebih banyak. Salut untuk penyelenggara acara,” tandasnya.

Terpisah, Manager Event Organizer Radar Lampung Liris Vawina mengucapkan terima kasih untuk seluruh klub dan peserta yang berpartisipasi memeriahkan pelaksanaan Tour de Ranau. Dia mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk komitmen Radar Lampung dalam mendukung kemajuan olahraga sepeda di Lampung.

’’Mulai fun bike di Bandarlampung dan kini di Ranau (Lampung Barat, Red), semuanya bentuk komitmen kami untuk memajukan olahraga bersepeda. Acara berjalan sukses dan meriah serta para peserta tidak ada yang mengalami cedera,” ungkapnya.

Ke depan, lanjut Liris, Radar Lampung berencana melaksanakan acara serupa. Itu melihat tingginya antusiasme para peserta dalam Tour de Ranau perdana ini. Dengan semakin banyaknya klub sepeda yang ada di Lampung, dia juga yakin acara Tour de Ranau akan menjadi salah satu agenda tahunan Radar Lampung yang ditunggu masyarakat. ’’Kalau ada Tour de Java, bukan tidak mungkin ada Tour de Lampung,” tandasnya.

Senada, Owner Toko Sumber Sepeda Abadi, Junaedi, selaku ketua pelaksana Tour de Ranau juga mengucapkan terima kasih untuk seluruh klub dan peserta yang sudah mengikuti arahan sehingga acara yang cukup menantang ini dapat berjalan tanpa kendala.

Lelaki yang akrab disapa Koko Jun itu juga mengucapkan terima kasih untuk 11 komunitas sepeda di Lampung yang sudah ikut ambil bagian dalam menyukseskan acara Tour de Ranau. Yakni Gowes Asik Club (GAC), Semergo, Sumber Jaya Bicycle Community (SBC), Liwa Gowes Community (LGC), dan Club Sepeda Cantik (CSC)-Pringsewu.

Lalu Elephant Cycling Community-Kotagajah, CSG Pringsewu, Rider Cycling Community, SSC-Lamtim, Rakata, serta Fajar Bulan Cycling Community.

’’Sesuai tujuan acara, kita melakukan wisata dengan bersepeda. Dan para peserta adalah orang-orang yang serius bersepeda. Terbukti dengan dapat ditaklukkannya medan pegunungan yang ada di Liwa. Kita berharap acara ini dapat memajukan olahraga sepeda di Lampung dan meningkatkan kebiasaan bersepeda di kalangan masyarakat,” ujarnya. (gyp/p5/c1/fik)

Info Langganan