Sabtu, 20 September 2014
     
Home Berita Utama Berlian Ikuti Jejak Ridho

Berlian Ikuti Jejak Ridho

1408
Kali Dibaca
E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita
Bakal Jajal Semua Parpol, Kantongi Sinyal DPP PKB
BANDARLAMPUNG – Semakin dekatnya waktu pendaftaran calon gubernur-wakil gubernur (cagub-cawagub) Lampung pada 22-28 Juni mendatang membuat para kandidat kalap. Salah satunya Sekretaris Provinsi Lampung Berlian Tihang. Pejabat karir nomor satu di Pemprov Lampung ini mengaku akan menjajal semua partai politik, minus Partai Golkar (PG).

Langkah semacam ini sebelumnya dilakukan Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Lampung M. Ridho Ficardo. Langkah itu diambil Ridho setelah ada penggoyangan dari internal PD yang akan menggulingkan dirinya karena mekanisme penomoran urut bakal calon anggota legislatif (bacaleg).

’’Saya bilang dari awal akan coba semua parpol yang belum memiliki cagubnya. Baik itu pdip, pkb, pan, ppp, pkpb, Gerindra, dan pks barangkali. Akan coba semua. Kita yakin partai ini yang punya track record bagus,” kata Berlian kepada wartawan usai pelantikan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Lampung di Hotel Sheraton kemarin (2/6).

Di Partai Demokrat, Berlian juga akan mencoba mendaftar. Tidak menutup kemungkinan, ia juga melakukan pendekatan ke DPP PD atau Tim 7 DPD PD Lampung. Menurut dia, saat ini PD masih menjalankan parpol berdasarkan realita yang ada, serta masih berpegang pada hasil survei atau polling masyarakat.

’’Pak sby (Susilo Bambang Yudhoyono), ketua PD sekarang, memang rasional. Ya mungkin nggak melihat kader, tetapi melihat yang bakal menang, yang punya kemampuan. Ini bakal saya coba,” terang Berlian.

Di sisi lain, ia menyatakan tidak akan melamar Partai Golkar (PG) untuk mengusungnya sebagai cagub. ’’Daripada habis energi, agak berat kita di sana (Golkar) karena memang mereka ada kader ingin maju. Lebih baik tidak usah,” katanya. Diketahui, Ketua DPD I PG Lampung M. Alzier Dianis Thabranie juga menyatakan akan maju pilgub.

Pria kelahiran Penumangan, Tulangbawang Barat, ini menyatakan siap mundur jika memang nanti tidak mendapatkan perahu. Untuk itu, mantan kepala Dinas Bina Marga Provinsi Lampung ini mengaku akan berupaya semaksimal mungkin.

’’Bukan borong parpol. Kita berusaha semaksimal mungkin. Kalau borong ya nggak lah. Kalau sudah cukup, ya cukup. Ini mudah-mudahan niat saya bisa dikabulkan Allah SWT. Karena kita memang dari awal tidak ikut independen. Kalau memang nggak dapat perahu, ya mundur karena memang tidak dapat rida,” ucapnya.

Berlian juga mengaku akan mengintensifkan pendekatan ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ini terkait sindiran Megawati sehari sebelumnya bahwa belum ada cagub yang sowan kepadanya untuk meminta restu.

’’Saya ke Bu Mega pernah ketemu sekali, tetapi nggak lama. Mungkin beliau lupa. Sesuai dengan apa kata Radar hari ini (kemarin, Red), beliau belum ingat siapa saja yang belum ketemu dengan beliau. Dan saya sudah berusaha ketemu,” urainya.

Ia mengaku persaingan menjelang pilgub memang semakin ketat. Terlebih setelah munculnya Wakil Gubernur Lampung M.S. Joko Umar Said yang juga akan maju pilgub dari kelompok incumbent.

’’Saya kira semua persaingan ketat. Berat semua. Saya kira larinya ke Allah juga. Saya yakin sama Allah, yakin sama Tuhan. Pemilihan gubernur, bupati, wali kota itu ada campur tangan dari Tuhan. Jangankan itu, pemilihan kepala desa juga kita lihat ada campur tangan dari Tuhan,” kata pria 53 tahun ini.

Sementara, Berlian kemarin juga mendapatkan sinyal dari Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Helmy Faishal Zainy. Dalam sambutan ketika pelantikan PW NU, Helmy menyinggung soal pencalonannya. ’’Kalau Pak Berlian mau nyalon gubernur, tontonlah film Sang Kiai. Banyak pelajaran dari film itu,” kata Helmy.

Film yang menceritakan tentang perjuangan pendiri NU K.H. Hasyim Ashari pada masa kemerdekaan RI ini memang sedang tayang di Bioskop 21. Menanggapi ini, Berlian senang. ’’DPP PKB belum rekomendasi. Tadi saja sudah ngobrol-ngobrol. Ya mungkin beliau (Helmy) mendukung, terbukti dengan pidato tadi. Itu sudah sinyal sepertinya,” yakin dia.

Helmy memang menyatakan belum merekomendasikan cagub Lampung yang akan diusung PKB. Meskipun, sudah banyak nama yang ia dengar untuk maju dalam pilgub mendatang.

’’Ya belum (ada rekomendasi). Kita masih menimang-nimang. Siapa yang paling dekat dengan PKB ya kita rekomendasikan. Ada banyak nama. Banyak lah pokoknya,” kata Helmy kepada wartawan usai pelantikan PW NU Lampung di Hotel Sheraton kemarin.

Ketua DPW PKB Lampung Musa Zainuddin menambahkan, partainya sedang membahas penjaringan cagub-cawagub internal. Mekanisme dilakukan secara integral mulai akar rumput sampai dpp agar satu suara dalam mengusung calon. Salah satu output kemenangan pilgub adalah kemenangan PKB dalam Pemilu 2014.

’’Kami mengantarkan pilgub ini juga menyambut itu (pemilu). Itu yang kami sebut pilgub kali ini spesial,” kata Musa di tempat yang sama.

Anggota DPRD Lampung ini mengatakan, pada saatnya nanti merekomendasikan calon yang diusung ke DPP, untuk kemudian DPP yang memutuskan satu pasangan calon dari pkb. Sebelum masa pendaftaran cagub-cawagub dibuka pada 22-29 Juni, Musa menjanjikan sudah ada rekomendasi cagub-cawagub. ’’Mohon bersabarlah,” pintanya.

Jika sebelumnya PKB menyatakan akan menyerahkan parpol koalisi kepada cagub-cawagub yang mendapatkan rekomendasi, kemarin Musa menyatakan hal itu bisa fleksibel. Di mana koalisi bisa dilakukan PKB sebelum menentukan calon dengan parpol. Atau ketika cagub sudah ada, tinggal berkomunikasi soal koalisi.

’’Sekarang ini masih sangat terbuka peluang koalisi karena hampir semua parpol belum menentukan calonnya secara resmi. Gerindra juga baru calon perseorangannya. Partainya belum. Pkb masih melakukan pemetaan atau survei internal yang sedang dilakukan dengan peserta survei sekitar 20 orang,” pungkas Musa.

Namun, Musa tak menyebut 20 nama tersebut. Ia mengatakan, peserta survei adalah nama-nama yang sudah menyosialisasikan diri melalui alat peraga kampanye. Di antaranya Herman H.N., Berlian Tihang, M. Alzier Dianis Thabranie, Amalsyah Tarmizi, dan M. Ridho Ficardo. Lalu Mukhlis Basri, Riswan Tony D.K., dan Ferdinand Sampurna Jaya. ’’Ya yang mukanya ada di banner-banner itu lah,” katanya.

Diketahui, Berlian Tihang menjadi satu-satunya kandidat yang menghadiri pelantikan PW NU Lampung di Hotel Sheraton kemarin. Sebelum acara dimulai memang tampak mantan Danrem 043/Gatam Kolonel Czi. Amalsyah Tarmizi. Namun, Amalsyah telah tercatat sebagai calon independen. (dna/p2/c1/fik)

Info Langganan