Dewan Sesalkan Proyek Irigasi Dikerjakan Asal-asalan

Ancam Putus Kontrak Rekanan
130
Ilustrasi

radarlampung.co.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pesisir Barat Isnawardi, S.T., M.T. meminta rekanan segera memperbaiki irigasi di Way Laay, Kecamatan Karyapenggawa, yang roboh.

’’Kami sudah memanggil pihak rekanan untuk memperbaiki. Menurut keterangan pihak rekanan, irigasi sudah dalam perbaikan, namun belum selesai,” kata dia kemarin.

Yang pasti, lanjut Isnawardi, pihak rekanan harus bertanggung jawab atas robohnya irigasi yang diduga karena terkena banjir.

’’Jika pihak rekanan tidak mau memperbaiki, kami akan memutus kontrak,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Pesisir Barat Ripzon Efendi menyayangkan rekanan mengerjakan proyek asal-asalan. ’’Sangat disayangkan ketika kontraktor tidak profesional dalam pengerjaan. Jangan sampai kejadian serupa terulang dan merugikan masyarakat,” bilangnya.

Seperti diketahui, proyek peningkatan jaringan irigasi di Way Laay diduga dikerjakan asal-asalan. Akibatnya, bangunan proyek senilai Rp1,6 miliar tersebut saat ini roboh di dua titik sepanjang 10 meter.

Dari pantauan Radar Lampung di lokasi, proyek yang dimenangkan CV Putra Sarana Konstruksi sebagai pihak rekanan itu diduga menggunakan bahan material adukan semen yang  tidak sesuai spesifikasi teknis pengerjaan. Alhasil, saat kapasitas air meningkat, irigasi setinggi 120 cm tersebut tergerus air dan roboh.

Warga setempat mengaku kecewa dengan perkerjaan proyek peningkatan jaringan irigasi tersebut. ’’Pekerjaan ini tidak mengunakan penggalian dasar (sepatu) talut. Sementara proyek itu batu selesai dikerjakan beberapa bulan, tetapi sudah roboh sejak Jumat (10/11),” ujar salah satu warga yang enggan namanya dikorankan.

Seharusnya, kata dia,  jika dikerjakan dengan benar dan sesuai spesifikasi, jaringan irigasi tersebut bisa digunakan bertahun-tahun. ’’Bukan malah sebaliknya, baru beberapa bulan sudah roboh,” sesalnya. (try/c1/wan)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here