Ditinggal Pemilik, Rumah Nyaris Ludes

Kebakaran Diduga akibat Korsleting Listrik
217
NYARIS LUDES: Petugas BPBD berupaya memadamkan sisa bara di dalam rumah milik Ahmad Syafei yang terbakar semalam. FOTO RIZKY PANCHANOV/RADAR LAMPUNG

BANDARLAMPUNG – Hubungan pendek arus listrik diduga sebagai pemicu kebakaran sebuah rumah di Jl. Raden Pemuka, Gunungsulah, Wayhalim, Bandarlampung, semalam. Akibat insiden itu, rumah milik Ahmad Syafei (49) nyaris ludes terbakar.

Pada kebakaran yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB itu, api diduga berasal dari dapur. Kobaran api kali pertama diketahui petugas Rumah Sakit Urip Sumoharjo yang memang terletak tak jauh lokasi kebakaran.

Warga yang mengetahui musibah kebakaran itu berusaha memadamkan api. Beruntung, tak lama kemudian petugas BPBD tiba. Sekitar pukul 21.30 WIB, api berhasil dijinakkan. Namun demikian, api sudah berhasil meludeskan sebagian besar isi rumah. Hanya sedikit barang yang berhasil diselamatkan dari insiden kebakaran itu seperti lemari, kipas angin, kulkas, sofa dan satu unit sepeda motor.

Saat insiden terjadi, rumah dalam kondisi kosong. Sang pemilik rumah Ahmad Syafei saat itu sedang mengunjungi rumah orang tuanya di daerah Kedamaian. “Saya dapat kabar dari tetangga katanya rumah kebakaran,” kata Ahmad Syafei kemarin.

Sementara itu, Kabid Kesiapsiagaan Bencana BPBD Bandarlampung Rizki menuturkan, pihaknya menurunkan 4 unit mobil pemadam dan 25 personil BPBD. Pihaknya menduga kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Api kata dia, berhasil dipadamkan selama 15 menit. “Kesulitan kita karena masih ada bara-bara api di atas plafon sehingga perlu waktu lebih lama untuk pemadaman,” ungkapnya.

Di bagian lain, Kabag Ops Polresta Bandarlampung Kompol Sarpani menjelaskan pihaknya mendapati aduan dari masyarakat melalui aplikasi SPIS Polresta Bandarlampung. Pihaknya melalui operator SPIS kemudian menghubungi BPBD Bandarlampung. Mengenai penyebab, dia mengaku belum mengetahui secara pasti. “Kita akan olah TKP terlebih dahulu untuk mengetahui penyebab pastinya. Tetapi dugaan awal akibat konsleting listrik,” kata Sarpani singkat. (nca/c1/fik)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here