Duaar! Kapal Milik Kemenhub Meledak

Lima Tewas, Tiga Luka Berat
133
MELEDAK: Kapal milik Kementerian Perhubungan yang tengah dikerjakan di Serang, Banten, meledak kemarin. Lima orang tewas akibat ledakan yang diduga karena kebocoran gas itu. FOTO RONALD SIAGIAN/BANTEN POS/JPG

radarlampung.co.id – Proses perakitan kapal milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berubah horor. Kapal jenis KM Khendaga Nusantara 14 yang dirakit di PT Krakatau Shipyard Kecamatan Puloampel, Serang, meledak kemarin pagi.

Ledakan itu menelan korban jiwa dan melukai sejumlah pekerja. Kerasnya bunyi ledakan juga mengejutkan warga sekitar.

Kepala Kepolisian Resor Cilegon AKBP Raden Romdhon Natakusuma mengatakan, ledakan terjadi pada pukul 07.45 WIB. Saat itu, delapan pekerja hendak melakukan pengelasan.

Seorang pekerja menyalakan sakelar listrik. Namun, terjadi kebocoran pada tabung gas sehingga menimbulkan ledakan besar. ’’Ini baru dugaan sementara,” katanya kepada Radar Banten (grup Radar Lampung) saat ditemui di tempat kejadian.

Akibat ledakan itu, lima pekerja tewas di tempat, dua pekerja mengalami luka berat dan satu luka ringan. Lima pekerja yang tewas yakni Ifon Efendi (25), Supri (30), Misri (50), Yadi (35) merupakan warga Kecamatan Puloampel, dan Udin (30), warga Kota Cilegon. Sementara, dua pekerja luka berat bernama Ali dan Asmara. ’’Satu luka ringan atas nama Deni,” ujar Romdhon.

Dia menjelaskan, korban yang meninggal dunia dibawa ke RSUD dr. Drajat Prawiranegara Serang untuk dilakukan autopsi. Sementara, korban yang mengalami luka-luka dirawat di RSUD Kota Cilegon. ’’Kami langsung mendatangi TKP. Semua korban sudah diamankan,” terangnya.

KM Khendaga Nusantara 14 merupakan kapal milik Direktorat Perhubungan Laut (Dithubla) Kemenhub. Kapal dirakit melalui galangan kapal PT Krakatau Shipyard. Kapal negara jenis kontainer tipe 100 itu rencananya digunakan untuk program tol laut. ’’Pengerjaannya sudah 90 persen,” ujar Romdhon.

Proyek pembuatan kapal sudah berlangsung sejak dua tahun lalu. Proyek perakitan atas kerja sama antara perusahaan galangan kapal PT DOK dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) dengan PT Krakatau Shipyard. Pemerintah menggelontorkan anggaran Rp113 miliar melalui dana APBN. ’’Sistem pengerjaannya multiyears selama tiga tahun,” jelas Romdhon.

Pekerja di PT Krakatau Shipyard berjumlah 48 orang. Sebagian dari mereka, berasal dari luar daerah. Hingga kemarin, polisi masih menyelidiki penyebab pasti ledakan tersebut. Polisi akan memastikan apakah ada unsur kesengajaan atau murni kecelakaan. “Dugaan sementara karena kecelakaan kerja. Pekerja lainnya belum bisa dimintai keterangan karena masih syok,” jelasnya.

Menurut keterangan saksi yang juga merupakan warga Desa Puloampel, Nining, kerasnya ledakan menggetarkan pemukiman disekitar galangan. Puing-puing ledakan, terpental hingga sejauh 200 meter. “Ini tutup tabung gas yang mental,” kata Nining sambil menunjukkan potongan tutup tabung gas di halaman rumahnya.

Menurut Nining, terjadi satu kali ledakan dengan suara yang kencang dan mengeluarkan asap. Puluhan pekerja PT Krakatau Shipyard berhamburan ke luar pabrik untuk menyelamatkan diri. “Warga ramai pada datang. Enggak ke luar api, cuma asap saja,” jelasnya.

Pantauan wartawan di rumah Ifon Efendi, suasana duka menyelimuti keluarga korban. Isak tangis keluarga korban memecahkan suasana. Di depan rumah korban, sudah terpasang bendera kuning. Istri Ifon belum bisa diwawancarai wartawan. ’’Sedang berduka, Mas,” kata sepupu korban Samudi.

Menurut Samudi, kejadian yang merenggut nyawa Ifon menjadi duka bagi keluarga dan para tetangganya. Tidak ada firasat buruk saat Ifon hendak bekerja. Ia sudah sejak satu bulan lalu bekerja di tempat perakitan kapal PT  Krakatau Shipyard. Dia meninggalkan satu istri dan dua anak. Anak pertama berusia delapan tahun yang masih duduk di kelas II SD dan satu lagi berusia lima tahun. ’’Istrinya sedang hamil tujuh bulan,” terangnya. (jpg/c1/wdi)

Kapal Jalur Tol Laut

  • -KM Khendaga Nusantara 14 berada di bawah Dithubla Kemenhub.
  • – Kapal Khendaga berjenis kontainer tipe 100.
  • – Kapal tersebut rencananya digunakan untuk jalur tol laut.
  • – KM Khendaga dirakit di galangan PT Krakatau Shipyard.
  • – Total anggaran kapal Rp113 miliar.
  • – Pengerjaan berlangsung sejak dua tahun lalu.

Akibat Tabung Gas Bocor

  • – Pukul 07.45 WIB, 8 pekerja melakukan pengelasan kapal.
  • – Seorang pekerja kemudian menghidupkan sakelar listrik.
  • – Namun diduga ada kebocoran tabung gas.
  • – Akibatnya, terjadi ledakan besar.
  • – Lima pekerja tewas di tempat. Sedangkan tiga orang menderita luka.
  • – Bunyi ledakan terdengar hingga radius 200 meter. (*)
Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here