Gara-gara Sampah Terbakar, Rugi Ratusan Juta

RUGI RATUSAN JUTA: Bengkel ban milik Avit Andre (42) di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Bandarlampung, yang terbakar sekitar pukul 07.00 WIB kemarin (10/8). FOTO APRIAN YUSUF FOR RADAR LAMPUNG
- Advertisement -

BANDARLAMPUNG – Bengkel ban milik Avit Andre (42) di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Bandarlampung, terbakar sekitar pukul 07.00 WIB kemarin (10/8). Api diduga dari pembuangan sampah yang terletak di samping bengkel.

Menurut Hasan (45), salah seorang karyawan bengkel, api diduga dari pembuangan sampah. ’’Kemungkinan ada orang bakar sampah dan apinya merambat ke bengkel. Kemudian membakar gudang penyimpanan ban vulkanisir,” kata Hasan di lokasi kejadian.

Kebakaran diketahui setelah ada warga yang berteriak. Asap memenuhi bengkel berupa bangunan ruko tiga pintu itu.

”Saya lihat api sudah membesar dan hampir merambat rumah warga. Beberapa saat setelah kebakaran, mobil pemadam datang,” ujarnya.

Sementara Avit Andre mengatakan, kerugian yang dialami akibat kejadian itu ditaksir mencapai Rp300 juta. ”Banyak ban dan bahan vulkanisir serta velg yang terbakar,” kata dia.

Berdasarkan pantauan Radar Lampung, barang-barang yang hangus berada di dalam dua ruangan. Sementara ruangan tempat pekerja beristirahat tidak terbakar.

Pada bagian lain, Kabid Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung M. Rizki mengatakan, pihakya sempat kesulitan memadamkan api. Sebab barang-barang yang terbakar berupa ban dan menyebabkan api cepat membesar.

Terpisah, Rudi Hansjono (30), warga Pati, Jawa Tengah menjalani perawatan di ruang Cendana, Rumah Sakit Bumi Waras kemarin. Ia mengalami luka bakar setelah  tersambar api dari regulator tabung gas yang bocor.

Sebelumnya, pemuda itu hendak menghidupkan kompor di warung bakso tempatnya bekerja di Jalan Pemuda, Kecamatan Enggal. Namun gas bocor dan api menyambar.

”Dia (Rudi, Red) mau masak. Waktu menghidupkan kompor, tiba-tiba muncul api dan menyambar muka, tangan serta kakinya. Sepertinya regulator bocor,” kata Parjono, pemilik warung bakso saat ditemui di RS Bumi Waras. (pip/c1/ais)

- Advertisement -
loading...

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY