Gerindra Gagas Poros Baru

Arinal: Rekom PG Tak Berubah
1712
Ilustrasi

radarlampung.co.id – Konstelasi politik Pilgub Lampung 2018 makin panas. Rekomendasi bakal calon gubernur (balongub) Partai Gerindra misalnya. Rekomendasi partai besutan Prabowo Subianto ini belum aman.

Meskipun sudah beredar surat rekomendasi ditujukan untuk balongub Arinal Djunaidi, di tataran DPD Partai Gerindra Lampung belum bisa memastikan rekom itu final sifatnya.

Bahkan di level DPD Partai Gerindra sudah bersiap menggagas poros koalisi baru. Poros baru ini bakal terbentuk jika ada perubahan peta politik Partai Golkar pascamusyawarah nasional luar biasa (munaslub). Mengingat, Arinal juga adalah ketua DPD I Partai Golar Lampung.

DPD Partai Gerindra Lampung menilai rekomendasi Partai Golkar untuk Arinal rentan berubah. Apalagi jika pada Munaslub Golkar terjadi pergantian ketua umum yang dikhawatirkan berimbas pada pergantian ketua DPD I Partai Golkar Lampung.

’’Situasi Golkar seperti ini. Misalnya nanti di Lampung ada pergantian (balongub atau ketua) setelah munaslub. Kami akan melihat perkembangan munaslub, apakah memberi dampak, pengaruh pada DPD? Bisa-bisa Golkar tidak mencalonkan Arinal,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Lampung Gunadi Ibrahim kemarin.

Jika sampai Golkar tidak mencalonkan Arinal sebagai balongub, maka Prabowo bisa saja mengalihkan dukungannya kepada kandidat lain. Bahkan lebih ekstrem, Gerindra akan menggagas poros baru.

Gerindra memiliki 10 kursi di DPRD Lampung. Masih kurang tujuh kursi untuk mengusung pasangan balongub-balonwagub. Untuk membuat poros baru, Gunadi yakin bisa menggandeng partai politik (parpol) papan tengah. Seperti Partai Amanat Nasional (PAN) yang memiliki delapan kursi. Koalisi Gerindra dan PAN dengan 18 kursi cukup mengusung kandidat.

’’Bisa saja terjadi. Kalau ada poros baru, Gerindra dan PAN bisa berkoalisi,” ujar ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Lampung ini.

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here