Gerindra Sebut Cukong Pilgub

Tegaskan Rekom Partai Belum Final
1265
ilustrasi

radarlampung.co.id – Perebutan rekomendasi partai politik untuk mengusung calon gubernur (cagub) Lampung semakin panas. Partai Gerindra misalnya. Meski telah mengeluarkan rekomendasi untuk balongub Arinal Djunaidi, partai tersebut menegaskan rekomendasi untuk cagub sampai sejauh ini belum final.

Bahkan, belakangan berembus kabar akan ada pencopotan ketua dan sekretaris DPD Partai Gerindra Lampung. Yakni Gunadi Ibrahim dan Pattimura Danial.

Hal itu terungkap dalam acara bedah buku Pandangan Strategis Prabowo Subianto, Paradoks Indonesia, Negara Kaya Raya, tetapi Masih Banyak Rakyat Hidup Miskin di Graha Garudayaksa, kantor DPD Partai Gerindra Lampung, Selasa (14/11).

’’Korporasi langsung ada yang tiba-tiba mengakuisisi (Gerindra, Red). Ketua dan sekretaris partai harus diganti. Memangnya Gerindra ini seperti perusahaan?” kata Pattimura ketika menjadi narasumber dalam bedah buku tersebut.

Dia melanjutkan, di tingkat nasional pun sama, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto melawan taipan-taipan besar dan negara adikuasa. ’’Pimpinan pusat (Gerindra) dianggap boneka, ini jadi pelajaran semua. Kalau mereka berperan secara ekonomi, pure mainkan saja (perusahaan), jangan masuk ruang politik. Sederhana saja kan,” tandasnya.

Pattimura menjelaskan bahwa hal ini tidak terlepas dari pengaruh korporasi dalam mendukung bakal calon gubernur (balongub) mendatang. Karenanya, Gerindra menginginkan orang yang benar-benar kompeten menjadi gubernur, bukan boneka perusahaan. Jika itu terjadi, maka demokrasi di Lampung bisa rusak ke depannya.

’’Seolah pilgub hanya jual-beli kursi, dibayar sekian, lalu selesai. Cukong bisa beli parpol, ini paradoks dan banyak yang menganggap hiburan. Tetapi, Gerindra akan memperjuangkan balongub yang sesuai pemikiran Prabowo. Yaitu mencari pemimpin yang benar, bukan boneka!” tegasnya.

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here