Hujan Deras, Banjir Datang Lagi

BERTAHAN: Sebagian warga yang rumahnya tergenang air di wilayah Kedamaian memilih bertahan. Hujan deras yang mengguyur sejak sore kemarin membuat air Way Balau meluap dan merendam rumah warga. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADAR LAMPUNG
- Advertisement -

radarlampung.co.id – Hujan deras yang mengguyur membuat Kali (Way) Balau meluap. Akibatnya, banjir terjadi di wilayah Jl. H. Saraf, Kedamaian, Bandarlampung, sekitar pukul 19.00 WIB semalam.

Dari informasi yang diperoleh Radar Lampung, banjir bermula saat hujan turun mulai pukul 16.00. Hujan yang semakin deras tersebut membuat air Way Balau meluap ke permukiman warga.

Daerah yang terkena banjir cukup parah di Gg. Sumurputri I dan II. Ketinggian air di luar rumah sepinggang orang dewasa. Dan di Gg. Sumurputri II bahkan sempat mencapai 2 meter.

Warga yang rumahnya terkena banjir mengungsi ke masjid. Satu perahu karet milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung disiagakan di lokasi banjir.

Edi Wijaya (66), warga Gang Sumur Putri I, mengatakan air mulai naik sekitar pukul 19.00, setelah hujan deras. ’’Air naik secara bertahap dan mencapai titik tertinggi di rumah saya sekitar satu meter,” ujarnya saat ditemui di dalam rumahnya.

Ia menjelaskan banjir diwilayah tempat tinggalnya memang sudah sering terjadi. Namun, lanjut dia, banjir tersebut tak berlangsung lama. Rata-rata satu jam kemudian air surut.

Sofia (46) warga gg. Sumurputri II yang mengungsi di masjid mengatakan, ia mengungsi karena ketinggian air di rumahnya mencapai 2 meter. “Kami takut air makin meninggi dan tidak ada tempat berlindung. Jadi untuk mencari aman kami memutuskan untuk mengungsi dimasjid”, terangnya.

M Rizki kepala Bidan Kesiapsiagaan BPBD Bandarlampung mengatakan telah menurunkan sekitar 20 orang personil untuk berada di lokasi banjir. “Warga sudah ada yang di evakuasi di masjid dan ada juga yang masih memilih bertahan dirumah”, terangnya.

Selain di Jl. H. Saraf, banjir juga terjadi diwilayah Jagabaya II Sukarame. Genangan air setinggi paha orang dewasa membuat pengendara sepeda motor kesulitan menembus banjir. Namun, warga masih bertahan di rumah masing-masing. Banjir juga merendam wilayah kelurahan Lebakbudi, Tanjungkarang Barat.

Menurut Rizky, pihak kecamatan Sukarame juga sudah menelpon BPBD Kota Bandarlampung. “Air meluap. Tapi tak sampai menggenangi rumah warga,” katanya. (cw25/c1/wdi)

- Advertisement -
loading...

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY