ICMI Hidupkan Badan Otonom

96
SAMBUTAN: Ketua Umum ICMI Lampung M. Yusuf S. Barusman, M.B.A. memberikan sambutan dalam rapat kerja daerah perdana ICMI di aula gedung L kampus B Pascasarjana Dra. Hj. Sri Hayati Barusman kemarin (20/4). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADAR LAMPUNG

radarlampung.co.id – Gaung eksistensi Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Lampung mulai bergema. Di bawah kepemimpinan M. Yusuf Sulfarano Barusman, M.B.A., organisasi yang sempat tidur panjang ini menggelar rapat kerja daerah (rakerda) perdana di aula gedung L kampus B Pascasarjana Dra. Hj. Sri Hayati Barusman kemarin (20/4).

’’Adanya rakerda ini untuk mengakomodasi masukan majelis pengurus. Yang kemudian dituangkan menjadi program kerja yang terimplementasi dalam waktu dekat, menengah, dan panjang,” ujar rektor Universitas Bandar Lampung (UBL) tersebut.

Kegiatan ini menyepakati terbentuknya empat badan otonom (batom) dan kelompok kerja ICMI Orwil Lampung, yang diaktifkan kembali serta segera dilantik. Dimulai dari pembentukan Batom Keluarga Sakinah. ’’Batom ini berisi pemberdayaan keluarga muslim menjadi keluarga baik melalui beragam aktifitas positif. Baik itu dari sektor ekonomi, sosial budaya, hingga religius,” imbuhnya.

Untuk sektor pendidikan, dilakukan pengembangan Bimbingan Islam Terpadu (BIT) dengan beberapa instrumen. ’’Itu bentuk suport kita meningkatkan indeks pendidikan dan pemberdayaan SDM di Lampung,” kata dia.

Selanjutnya, pembentukan Majelis Kajian Pembangunan Daerah (MKPD) yang berfungsi melakukan perumusan pengkajian. MKPD juga bertugas merekomendasikan berbagai kebijakan pemerintah daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Lampung. ’’Anggotanya merupakan para pakar akademisi serta praktisi sektoril sesuai bidangnya. Sehingga rekomendasi yang muncul akan representatif,” bilangnya.

Lalu, bakal terbentuk Pusat Inkubasi Bisnis (Pinbuk) yang membawahi Baitul Maal Wal Tamwil (BMT). Pinbuk akan mengkonsolidasikan peran pemberdayaan ekonomi kerakyatan. ’’Mereka secara independen membentuk program sendiri secara spesifik pada level organisasi. Tapi efeknya menyeluruh,” ujarnya.

Secara umum, empat batom ini merupakan alat kerja ICMI Orwil Lampung di masyarakat. Kempatnya bergerak dengan bentuk beragam, mulai organisasi kemasyarakatan (Ormas), Yayasan, Perusahaan Terbatas (PT), maupun Koperasi.

’’Kita juga akan mendata dan mengindentifikasi BMT kepunyaan kita. Sehingga dalam pembinaannya, kita hanya bertanggungjawab dengan BMT ICMI,” ucapnya.

Yusuf berharap, ke depan adanya Rakerda ini tidak hanya sebatas konsolidasi organisasi ICMI Orwil Lampung. Tetapi ICMI Lampung juga wajib berkiprah langsung ke masyarakat. ’’Semua akan selalu bergerak dalam spirit yang sama. Terlihat dari semangat peserta majelis pengurus, terutama dari berbagai tokoh dalam membawa visi, misi, dan tujuan ICMI, yakni ke-Islaman dan ke-Indonesiaan,” tegasnya.

Yusuf menambahkan, ICMI juga diharapkan mengambil peran organisasi keislaman untuk masuk dan teraplikasi di masyarakat. ’’Tentu dengan tidak melupakan atau menafikan bahwa ke-Islaman turut memperkuat kebhinnekaan yang ada di Indonesia,” tukasnya. (sur/c1/whk)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here