Jadwal Neraka The Doctor          

47
BELUM PULIH: Valentino Rossi sama sekali tidak mengubah gaya latihannya meski kondisinya belum pulih. FOTO MOTOGP.COM

radarlampung.co.id – Pada saat cederanya belum pulih benar, Valentino Rossi menghadapi jadwal balapan superketat bulan ini. Tiga balapan di Asia dan Australia akan berlangsung dalam tiga pekan beruntun tanpa jeda. Sudah barang tentu, kondisi itu bakal menguras fisik dan mental The Doctor.

Siksaan jadwal padat tersebut dimulai akhir pekan ini di Twin Ring Motegi, Jepang. Kemudian, balapan berlanjut ke Phillip Island, Australia, pada 22 Oktober. Terakhir, seri Asia akan ditutup dengan balapan di Sepang, Malaysia pada 29 Oktober.

Bagi pembalap yang berada dalam kondisi normal saja, tiga balapan beruntun seperti itu bakal sangat menantang. Mereka hanya punya waktu istirahat yang proporsional selama tiga hari dalam sepekan. Sebab, pada Kamis, mereka sudah harus berada di trek untuk berbagai acara pendukung, termasuk jumpa pers.  Pada Senin sampai Rabu, pembalap harus tetap menjaga kondisi fisik dengan berlatih di gym atau mengendarai motocross.

Membalap di tiga negara berbeda juga berkaitan dengan perbedaan waktu dan kondisi iklim di setiap sirkuit. Pembalap harus cepat beradaptasi dengan suhu dan cuaca.

Sebelum terbang ke Jepang, situs insella.it mewawancarai Alessio Salucci, sahabat dan manajer Rossi yang selalu memantau dari dekat pemulihan cedera patah kaki pada 31 Agustus lalu. Menurut dia, Rossi sama sekali tidak mengubah gaya latihannya meski kondisinya belum pulih. ’’Olahraga ini selalu menuntut latihan dan beberapa macam latihan selalu berbahaya karena berisiko tinggi. Ini adalah pekerjaannya. Dia melakukan yang terbaik yang dia bisa meski bahaya mengancam,’’ ujar pria yang biasa disapa Uccio tersebut.

Dia bahkan menyatakan bahwa kadang Rossi seperti lupa jika baru saja menjalani operasi besar pada kaki kanannya. Ucapan Uccio itu benar. Dua hari lalu, Rossi mengunggah foto latihannya menunggangi motocross di MotoRanch miliknya di Tavullia, Italia. Foto tersebut ditampilkan di akun Instagram resmi miliknya @valeyellow46. Di sana tampak sang legenda hidup MotoGP tersebut berlatih bersama para rider binaannya di VR46 Academy.

’’Sangat, sangat bahagia bisa kembali ke MotoRanch! Masih terasa sedikit sakit di kaki bagian bawah, tapi rasanya sudah menyenangkan,’’ tulisnya dalam unggahan tersebut.

Terbukti, Rossi benarbenar masih berhasrat bertarung di MotoGP meski gelar juara sudah jauh dari jangkauannya. Berlatih di atas motocross memang sangat penting bagi beberapa pembalap. Misalnya, Rossi dan Marc Marquez. Tujuannya, menjaga kondisi stamina dan feeling seorang di atas motor. Berlatih motocross juga memperkuat otot lengan serta membantu mengendalikan ban belakang saat pengereman dalam.

Namun, pada saat yang sama, berlatih motocross punya risiko besar. Apalagi ketika cedera patah kaki belum pulih 100 persen. Jika terjadi kecelakaan lagi, bisa jadi karir Rossi berakhir lebih cepat. Rossi sebelumnya mengungkapkan metode yang digunakannya dalam pemulihan pascacedera. Menurut dia, kunci suksesnya adalah langsung melakukan fisioterapi sehari setelah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

’’Saya belajar agar kaki saya bisa langsung digerakkan. Sebab, operasi juga berlangsung lancar dan hasilnya sangat bagus,’’ papar Rossi. Kini posisi Rossi di klasemen turun ke urutan keempat setelah absen di Aragon. Posisinya diambil alih oleh pembalap Repsol Honda Daniel Pedrosa. Namun, perebutan posisi ketiga masih sangat terbuka. Jarak Pedrosa dan Rossi hanya dua poin (170-168). (jpg/ewi)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here