Keluarga Kunci Pembangunan

86
Menko PMK Puan Maharani terlibat obrolan seru dengan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIV di Lapangan PKOR Wayhalim (15/7). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADAR LAMPUNG

radarlampung.co.id – Pembangunan yang baik membutuhkan sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Muaranya adalah mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini diutarakan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIV di Lapangan PKOR Wayhalim, Sabtu (15/7). Puan Maharani mewakili Presiden Joko Widodo yang berhalangan hadir.

Pembangunan yang baik, kata dia, bukan hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun sumberdaya manusia (SDM). Nah, pembangunan SDM ini dapat dimulai dari keluarga. Berkaitan dengan ini, Puan mengatakan, keluarga seharusnya bertanggung jawab menjamin kesehatan anak-anaknya secara jasmani dan rohani. “Memenuhi pendidikan di sekolah dan agama juga menjadi sangat penting. Sehingga anak-anak bisa benar-benar sehat dari semua aspek,” katanya.

Masyarakat juga harus menyadari pentingnya dua anak cukup dalam keluarga. “Karena orang tua juga harus memikirkan, apakah ketika memiliki keturunan, mereka bisa benar-benar dengan baik menghidupi anak-anaknya,” ucapnya.

Sudah menjadi tugas pemerintah, sambung dia, untuk bisa mengedukasi keluarga tentang kesadaran mengukur kemampuan dengan jumlah anak yang mereka miliki nantinya. “Ada memang disatu sisi, dimana sebuah keluarga memiliki pendidikan yang cukup baik, sehingga bisa menentukan berapa anak yang seharusnya bisa mereka miliki,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut Ketua Umum PKK, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, menyerahkan piala kepada pemenang lomba PKK. Sedangkan Puan Maharani menyerahkan penghargaan Anugrah Satya Lencana Pembangunan kepada 1 gubernur dan 11 bupati se-Indonesia.

Bupati Lampung Barat (Lambar), Mukhlis Basri merupakan satu dari 11 Bupati se-Indonesia yang berhasil menerima penghargaan tersebut. Ia mengatakan, perhargaan yang diraih tersebut lantaran telah berhasil menjalankan sejumlah program demi menyejahterakan masyarakat.

“Di Lambar, program nasional sudah dilaksanakan di daerah. Seperti pengadaan kampung KB misalnya. Di samping itu anggaran yang kita sediakan juga ditingkatkan, kemudian menahan angka kelahiran juga sudah kita laksanakan,” paparnya.

Di sisi lain, sambung dia, pihaknya juga telah melakukan pembangunan dibidang infrakstruktur, pendidikan, kesehatan, hingga keagamaan. “Dulu di tempat saya itu banyak sekali yang putus sekolah. Kemudian tahun ini sudah mulai berangsur-angsur membaik, karena kita sudah punya program beasiswa sejak tahun 2008, kemudian ada BOS dan BOSDA juga,” tuturnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mengatakan, Sai Bumi Ruwa Jurai memiliki banyak sarana-prasarana serta tempat-tempat wisata yang indah. “Harapan saya hadirin sekalian tidak hanya hadir di Harganas, tapi silakan menikmati keindahan alam di Provinsi Lampung,” ajak orang nomor satu di Lampung itu kepada para perwakilan dari seluruh provinsi se-Indonesia yang menghadiri kegiatan tersebut.

Ridho-sapaan akrabnya mengaku merasa terhormat, lantaran BKKBN telah berkenan menjadikan Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Harganas XXIV. “Ini merupakan kehormatan bagi kami Provinsi Lampung, dan merasa lebih terhormat lagi dengan kedatangan ibu Menko di sini,” kata dia.

Dia menjelaskan, pada hakikatnya pembangunan merupakan upaya membangun manusia Indonesia seutuhnya dimulai dari satuan terkecil, yaitu keluarga. “Kita membangun infrastruktur, kita bangun sarana dan prasarana, tapi kembali pokoknya adalah membangun manusia Indonesia seutuhnya,” tandasnya.

Selain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Puan Maharani, puncak peringatan Harganas XXIV Tahun 2017 ini dihadiri oleh Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty, dan Ketua Umum Penggerak PKK Ibu Erni Guntarti Tjahyo Kumolo, juga dihadiri oleh gubernur, bupati, wali kota juga TP PKK provinsi se-Indonesia.

Diketahui, Menko PMK juga menyerahkan bantuan berupa paket ikan, paket makanan pendamping ASI, makanan tambahan anak sekolah, makanan tambahan ibu hamil, tas sekolah, Kartu Indonesia Pintar untuk SD, SMP, SMA, dan SMK, bantuan untuk lansia, dan alat perangkat teknologi tepat guna. Selain itu, Puan juga membagikan 10 buah sepeda kepada 10 orang yang bisa menjawab pertanyaan titipan dari Presiden Joko Widodo. (ega/fik)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here