KPU Minta Tambah Rp14 M

Ilustrasi
- Advertisement -

radarlampung.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanggamus melakukan revisi terhadap usulan dana hibah untuk anggaran pilkada ke pemkab setempat. KPU mengajukan penambahan dana Rp14 miliar. Dari pengajuan awal sebesar Rp23 miliar, kini menjadi Rp37 miliar.

Komisioner KPU Tanggamus Divisi Program dan Perencanaan Hayesta F. Imanda mengatakan, kenaikan jumlah pengajuan tersebut untuk kebutuhan honorarium penyelenggara ad hoc panitia pemungutan suara (PPS) dan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

“Jadi jika pengajuan ini disetujui DPRD dan pemkab, baru selanjutnya dilakukan penandatanganan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara kepala daerah dan KPU,” terangnya kepada Radar Lampung, kemarin.

Usulan  penambahan dana hibah ke Pemkab Tanggamus, sambung dia, telah diajukan dua hari lalu. ”Sekarang sedang dibahas oleh pemkab. Mengenai realisasinya tergantung dari pesetujuan DPRD. Harapan kami usulan tersebut disetujui, ” ucapnya,

Dijelaskan, pengajuan penambahan tersebut tidak merubah pencairan tahap pertama yang telah disetujui antara KPU dengan pemkab. “Kan dana hibah itu untuk keperluan penyelenggaraan pemilu pada tahun 2017. Pencairannya sendiri dibagi dalam dua tahap, ditahap pertama angkanya tetap yakni sebesar Rp3, 6 miliar,” tandasnya.

Disinggung mengenai penandatanganan NPHD, Hayesta menargetkan dilakukan paling lambat akhir Juli ini. “Target dari KPU pusat memang paling lambat akhir Juli ini. Setelah NPHD ditandatangani maka anggarannya yang ada akan masuk dalam daftar isian penggunaan anggaran (DIPA) KPU pusat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi,M.Pd.I, mengaku mendukung adanya penambahan dana hibah bagi KPU. Menurut Samsul, pemkab akan berupaya untuk menaikan dana hibah yang diajukan KPU.

”Kalau penambahan anggaran ini sifatnya memang penting untuk keperluan pesta demokrasi tentu pemkab dukung. Apalagi ini untuk kepentingan rakyat yang hanya lima tahun sekali,” kata Samsul.

Disinggung mengenai penandatanganan NPHD, Samsul juga menyatakan bahwa akan dilakukan secepatnya. “Ya, secepatnya, sesuai dengan target dari KPU itu sendiri,” pungkasnya. (ral/rnn/ehl/c1/gus)

- Advertisement -
loading...

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY