Kunjungan Wisatawan Nusantara ke Lampung Kalahkan Bali

345

radarlampung.co.id – Provinsi Lampung mencatat prestasi bidang kepariwisataan. Daerah berjuluk Sai Bumi Ruwa Jurai ini berhasil mengalahkan Bali dalam kunjungan wisatawan nusantara (wisnus).

Prestasi itu diraih sejak September 2017. Pada Oktober 2017, kunjungan wisnus tercatat 8,8 juta orang sekaligus menempatkan Lampung di posisi sembilan, sedangkan Bali 8,5 juta wisnus di posisi 11.

Angka itu merupakan catatan Kementerian Pariwisata dan PT Telkom dengan menggunakan teknik lalu lintas pergerakan wisatawan melalui telepon seluler. Bahkan berdasarkan data itu, kunjungan wisnus ke Lampung pada September 2017 bertengger di posisi enam dan pada Oktober pindah ke posisi sembilan, namun masih mengalahkan Bali yang selama ini menjadi destinasi utama wisatawan mancanegara dan nusantara.

Peningkatan kunjungan wisnus ke Lampung, menurut Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, lebih banyak ditunjang konvensi seperti Hari Keluarga Nasional, Hari Kopi Internasional, dan sejumlah acara bertaraf nasional yang mulai tren memilih Lampung sebagai tuan rumah.

’’Ini tak lepas dari makin mudahnya akses ke Lampung baik melalui darat maupun Bandara Radin Inten II,” kata Ridho kemarin (8/11).

Atas prestasi itu, dia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang mendorong perbaikan pariwisata dari sisi akses, amenitas, dan atraksi. ’’Ini prestasi seluruh pelaku pariwisata mulai pengelola hotel, restoran, pengelola tempat wisata, dan transportasi. Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi dan berharap tren kenaikan kunjungan wisatawan ke Lampung dipertahankan. Ini sektor yang punya efek ganda bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata gubernur termuda se-Indonesia ini.

Kunjungan wisnus tersebut masih didominasi dari Jakarta, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi. Wisnus asal Jakarta menempatkan Lampung di posisi kelima sebagai destinasi wisata. Menurut Ridho, meski tak masuk program 10 Bali Baru yang dicanangkan pemerintah pusat, ternyata kunjungan wisatawan ke Lampung terus meningkat.

Tak hanya jumlah wisnus yang meningkat. Tren kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sejak 2014 juga naik tajam. Pada 2014 kunjungan wisman tercatat 95.528, naik menjadi 114.907 pada 2015, dan melonjak 155.053 pada 2016. Ridho mengatakan, Pemprov Lampung akan berupaya mempertahankan tren kenaikan ini dengan terus memperbaiki akses menuju destinasi wisata utama.

Indikator geliat pariwisata Lampung, menurut Kepala Dinas Pariwisata Lampung Budiharto juga dapat dilihat dari tren pertumbuhan hotel dan hunian kamar hotel. Sejak 2014, pertumbuhan hotel di Lampung terus naik dari posisi 200 naik menjadi 239 pada 2015, dan 261 pada 2016.

“Banyak hotel di Lampung yang memiliki fasilitas konvensi sehingga bisa jadi tuan rumah berbagai kegiatan nasional. Ini ditopang destinasi wisata yang tak jauh dari Bandarlampung seperti Pulau Pahawang dan pulau-pulau di sekitar Teluk Lampung, sehingga bisa dikemas one day tour,” terang Budiharto.

Pesatnya pertumbuhan pariwisata menurut Kepala Desa Pahawang Ahmad Salim, tak lepas dari dukungan pemerintah dalam menyediakan infrastruktur. ’’Kami bersyukur dengan program Lampung Terang 2019 yang dicanangkan Pak Gubernur Ridho, kini PLN masuk Pahawang. Dulu hanya malam warga sanggup pasang lampu dari genset, tak lama lagi siang malam listrik bisa dinikmati di Pahawang,” kata Ahmad Salim. (rls/c1/fik)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here