Hari Ini!  Jum'at, 18 Mei 2012
Home Lampung Raya Lampura - Tuba Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita
MENGGALA – DPRD Tulangbawang bersikap terkait kasus pembakaran Mapolsek Gedungaji beberapa waktu lalu. Secara tegas, kalangan dewan meminta kejadian serupa tidak terulang kembali. DPRD Tuba juga mendesak penyelesaian proses hukum dilakukan.

’’Kita minta diselesaikan (secara hukum, Red), baik pembakaran maupun kasus penembakannya,” kata Wakil Ketua DPRD Tuba Syarnubi usai hearing dengan Polres Tuba kemarin.

Dijelaskan Syarnubi, DPRD Tuba melihat terjadinya pembakaran mapolsek merupakan spontanitas luapan kemarahan sekelompok orang. ’’Artinya, memang sudah terjadi spontanitas. Tapi, jangan sampai timbul permasalahan baru!” ujarnya.

Ketua Komisi A DPRD Tuba Hendriwansyah mengingatkan agar polisi tidak mudah terpancing dan harus memperoleh data valid sebelum melakukan penangkapan. ’’Pihak kepolisian juga harus mengedepankan asas praduga tak bersalah,” tuturnya.

Di sisi lain, Kapolres Tuba AKBP Shobarmen memastikan proses hukum, baik atas oknum yang diduga melanggar maupun atas pembakaran Mapolsek, masih terus berjalan.

Di samping itu, Shobarmen juga memaparkan kepada DPRD Tuba kondisi Mapolsek Gedungaji yang kini tengah dalam proses pembangunan kembali. Menurutnya, warga dari tiga kecamatan memang tetap menginginkan agar ada mapolsek di daerah itu. ’’Kalau nanti terbangun kembali, Mapolsek Gedungaji akan menjadi mapolsek standar polisi,” ujarnya.

Dijelaskan, rancang bangun yang diberikan merupakan rancang bangun standar mapolsek. ’’Selama ini Mapolsek Gedungaji masih mapolsek persiapan dan belum definitif sifatnya,” ungkapnya.

Diketahui, Mapolsek Gedungaji dibakar sekelompok orang tak dikenal. Pembakaran itu dipicu tewasnya Donny bin Hambali (25), warga Desa Penawar, Kecamatan Gedungaji. Donny ditemukan tewas dengan luka tembak di daerah perkebunan sawit. Sebelum tewas, Donny sempat menelepon saudaranya dan menyatakan dirinya ditembak oleh polisi. (wdi/c2/fik)

Beri Komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim.
Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
HATI-HATI TERHADAP SEGALA BENTUK PENIPUAN YANG MENCANTUMKAN NOMOR TELEPON DAN ALAMAT EMAIL/WEB ATAU SOCIAL NETWORK LAINNYA YANG ADA DALAM ISI KOMENTAR!..


Security code
Refresh

:: Rakyat Lampung | Trans Lampung | Radar Lamteng | Radar Kotabumi ::
:: Radar Lamsel | Radar Lambar | Radar Tuba | Radar Tanggamus | Radar Metro ::