Maling Bersenpi Sikat 2 Motor

Ilustrasi
- Advertisement -

radarlampung.co.id – Kawanan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) semakin berani. Tak hanya beraksi di area parkir atau jalan umum, mereka bahkan nekat menyatroni rumah korban. Seperti dialami Dewi Fitriani, warga Jl. Kartini No. 20 RT 03/RW 01 Purwosari, Metro Utara, Selasa (8/8) sekitar pukul 05.00 WIB.

Dewi mengungkapkan, kawanan maling bersenjata api (senpi) berhasil membawa kabur 2 unit sepeda motor Honda BeAT dari rumahnya. Dia menceritakan, saat kejadian, pintu tengah rumahnya dalam keadaan tertutup, namun tidak terkunci. Sebab, mertuanya tengah salat Subuh di masjid yang tak jauh dari rumahnya.

’’Tak berapa lama, saya mendengar pintu terbuka dan menyuruh adik untuk mengecek. Namun karena tak ada jawaban dari Yuli (adik, Red), saya memberanikan diri keluar kamar memeriksa keadaan di luar kamar. Tetapi, saya terkejut karena tiba-tiba ditodong pelaku dengan senjata api berwarna silver. Pelaku mengancam saya agar tidak berteriak. Karena ketakutan, saya pun menurut saat digiring masuk kembali ke kamar,” urainya, kemarin.

“Tadinya suami saya mau keluar, melawan lah. Tapi saya larang, karena malingnya pakai pistol. Takut tertembak,” terusnya

Karena dirinya di kamar, dan rumah dalam keadaan senyap, maling tersebut dengan gampangnya membawa 2 unit sepeda motor yang berada di ruang tengah dan ruang paviliun. Meskipun ada empat unit sepeda motor, tapi hanya 2 unit yang dibawanya.

“Ada empat (Motor,Red). Tapi yang diambil dua. Di dalam bagasinya juga ada dompet yang berisi STNK, SIM, KTP, dan alat  Make UP,” paparnya.

Korban sempat mengetahui ciri-ciri sang pelaku. Ada dua orang yang masuk ke dalam rumahnya, satu bertugas membawa keluar motor, dan yang satu menodong dirinya.

“Ya masih ingat dikit-dikit. Kata tetangga juga, di luar rumah ada dua orang yang menunggu sambil megang pistol. Tapi mereka takut mendekat juga,” tukasnya.

Polres Metro mengaku siap memburu para pelaku dengan modal ciri-ciri yang disebutkan korban. Kasat Reskrim Polres Metro AKP Try Maradona menjelaskan, modus kelompok tersebut dengan mengancam korbannya menggunakan senpi. Lalu, korban pun ketakutan, dan pasrah saat pelaku menggondol harta benda milik korban.

Dikatakan Try, pihaknya tengah melalukan penyelidikkan bersama dengan Polsek Metro Utara dengan modal ciri-ciri yang terekam oleh korban.

’’Kami juga akan cocokkan dengan kasus serupa yang pernah terjadi di Kota Metro. Pelaku ini memang dari Metro atau luar wilayah Metro. Kami akan terus telusuri,” pungkasnya. (rur/c1/wan)

- Advertisement -
loading...

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY