Masuk Gudang, Bagian Truk Curian Dipisahkan

BARANG BUKTI: Truk BE 4256 BB hasil curian yang diamankan anggota Tekab 308 Polsek Natar kemarin (16/3). Polisi juga mengamankan Lilik Yuliana (40), warga Kampung Baru, Kelurahan Kotakarang, Telukbetung Timur. FOTO PRIMA IMANSYAH PERMANA/RADAR LAMPUNG
- Advertisement -

radarlampung.co.id – Penggerebekan yang dilakukan Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polsek Natar membuahkan hasil. Dari gudang milik Lilik Yuliana (40), polisi menemukan sejumlah barang yang diduga hasil curian.

Berikut barang bukti, warga Kampung Baru, Kelurahan Kotakarang, Telukbetung Timur, Bandarlampung, itu diamankan pukul 06.00 WIB Rabu (15/3). Ini dilakukan selang tiga jam setelah kasus itu dilaporkan.

Kapolsek Natar Kompol Eko Nugroho mengatakan, penangkapan tersebut bermula dari laporan pencurian truk yang disampaikan Thomas Ardian (43), warga Perumahan Vila Citra, Kelurahan Jagabaya 3, Kecamatan Wayhalim.

Truk BE 4256 BB milik PT Jempol Jaya itu diambil dari halaman rumah karyawan Thomas yang bernama Hartono di Desa Merakbatin, Natar, sekitar pukul 03.00 WIB, Rabu (15/3).
”Lalu kita melacak GPS kendaraan itu. Kemudian diketahui kendaraan berada di Telukbetung Timur,” kata Eko mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Adi Ferdian di Mapolsek Natar kemarin (16/3).

Polisi melakukan penyelidikan dan diketahui kendaraan itu berada di sebuah gudang. Penggerebekan dilakukan dan ditemukan truk yang diduga milik Thomas.

”Kami juga menemukan beberapa bagian-bagian mobil yang diduga hasil kejahatan. Yakni dua unit bak truk, satu unit tangki, satu unit bak pikap, satu unit kepala truk, satu unit kepala pikap dan beberapa bagian lain,” urainya.

Dari hasil pemeriksaan, pemilik gudang yang diketahui bernama Lilik mengaku mendapatkan truk dari NN (buron). Kendaraan itu dibeli seharga Rp25 juta dan belum dibayar.

Eko menuturkan, pencurian ini masuk dalam sebuah jaringan. Dimana, pelakunya memiliki peran masing-masing. ”Tersangka Lilik bekerjasama dengan NN. Ia bertugas memisahkan bagian kendaraan curian dan dijual kepada orang lain,” sebut Eko.

Lebih lanjut Eko mengungkapkan, NN sudah empat kali beraksi. Dua di antaranya di wilayah hukum Polsek Natar. ”Dalam kasus ini, kami mengamankan barang bukti truk colt diesel warna kuning BE 4256 BB,” ujarnya.

Sementara Lilik mengaku sudah setahun mengenal NN. Dalam kurun waktu tersebut, ia sudah menerima empat kendaraan curian. Yakni dua unit truk colt diesel, satu unit mobil tangki dan pikap. Kendaraan itu dia beli antara Rp25 juta-Rp35 juta.

“Saya tahu mobil itu hasil curian dan teman saya itu juga kasih tahu. Tapi dia (NN. Red) tidak memberi tahu mencuri dimana,” kata Lilik.

Dilanjutkan, begitu diterima, kendaraan itu dipereteli. Kerangka dipisah dan dijual per bagian. ”Mobil itu saya kanibal. Untuk nomor rangka dan mesin saya hapus dengan gerinda. Bak truk diganti warna,” kata dia.

Lilik mengungkapkan, kendaraan curian yang sudah dipisahkan itu dibeli oleh warga Lampung Timur. (cw25/c1/ais)

- Advertisement -
loading...

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY