Medi Klaim Bukti Baru

Jumat, Banding ke PT Tanjungkarang

Medi Andika saat menjalani sidang lanjutan dalam kasus mutilasi anggota DPRD Bandarlampung M. Pansor di PN Kelas IA Tanjungkarang (24/1). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADAR LAMPUNG
- Advertisement -

radarlampung.co.id – Brigadir Medi Andika, terdakwa kasus mutilasi anggota DPRD Bandarlampung M. Pansor, telah divonis mati. Tetapi, dia tak mau menyerah begitu saja. Kubu Medi memastikan banding.

Tak hanya itu, kubu Medi juga mengklaim akan ada hal baru yang diungkap. Hal ini dikemukakan oleh pengacara Medi, Sopian Sitepu, kepada wartawan kemarin.

Menurut Sopian, kliennya telah menyatakan punya bukti baru. Dan, Medi yakin bukti ini akan menunjukkan dirinya tidak melakukan pembunuhan. Sopian menyebut, hanya Medi yang mengetahui apa bukti itu.

Sebelumnya, Medi juga mengeluarkan pernyataan ada keterlibatan pria yang bernama Anton dan Umi Kalsum, istri Pansor. Pernyataan itu disampaikan saat duplik jelang vonis.

Nah, lanjut Sopian, bukti baru ini juga akan diungkap dalam banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Tanjungkarang. Bukti itu diyakini masih terkait dengan duplik yang telah disampaikan Medi.

Namun, menurut Sopian, Medi belum memberi tahu apakah hal yang disebut bukti baru itu. ’’Medi punya bukti baru. Dan bukti baru itu diungkap dalam banding nanti,” katanya di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang.

Dalam pekan ini, pihak pengacara akan mengunjungi Medi untuk mempersiapkan memori banding. Rencananya, banding disampaikan ke PT Tanjungkarang pada Jumat (21/4).

’’Nantinya kami meminta dalam memori banding tersebut untuk PT mengungkap semua hal yang terjadi selama persidangan. Kami minta sidang nanti digelar seperti kemarin,” jelasnya.

Sumarsih, pengacara Medi lainnya, menyatakan belum menerima kabar rencana pemeriksaan Medi. Sampai kemarin, Polda Lampung belum menyampaikan jadwal pemeriksaannya. ’’Sampai saat ini kami belum dapat info pemeriksaan Medi. Kalau diperiksa pasti kami mendampingilah,” katanya.

Terpisah, Dirreskrimum Polda Lampung Kombes Heri Sumarji menyatakan, pemeriksaan Medi dijadwal ulang. Rencananya memang kemarin Medi diperiksa, namun batal. ’’Kalau hari ini (kemarin, Red) belum, mungkin besok (hari ini) kami panggil,” ungkapnya kemarin.

- Advertisement -
loading...

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY