Medi Siapkan Opsi Banding

Hari Ini Sidang Vonis Pembunuhan Pansor
523
Medi Andika saat menjalani sidang lanjutan beberapa waktu lalu. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADAR LAMPUNG

radarlampung.co.id – Sidang kasus pembunuhan mantan anggota DPRD Bandarlampung M. Pansor kembali digelar hari ini. Sidang beragendakan pembacaan vonis untuk terdakwa Brigadir Medi Andika.

Jelang pembacaan vonis, pihak Medi tetap tenang. Mereka meyakini vonis hakim akan berimbang. Hal tersebut dikemukakan pengacara Medi, Sopian Sitepu, kepada Radar Lampung kemarin. Dia optimistis vonis hakim berbeda dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut mati Medi.

Menurut Sopian, berbagai bukti yang dihadirkan jaksa tidak mampu membuktikan Medi adalah pelaku pembunuhan Pansor. Terlebih, lanjut dia, duplik Medi yang dibacakan Rabu (12/4) bisa jadi satu pertimbangan siapa sebenarnya pembunuh Pansor. Sopian sendiri mengaku sempat menyayangkan mengapa Medi baru membuka mulut di penghujung persidangan.

Diketahui, dakwaan primer yang dikenakan kepada Medi adalah pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP. Dan dakwaan kedua adalah pasal 365 ayat 3 KUHP. Sedangkan pada tuntutannya, JPU menuntut Medi dengan mengacu pasal 340 KUHP.

’’Yang menjadi masalah saat ini, ketiga dakwaan yang dituduhkan tidak dapat membuktikan kalau Medi pelakunya,” jelas Sopian.

Jaksa diinilai tak dapat membuktikan permintaan Medi untuk uji balistik senjata api yang dimilikinya. Begitu pula dengan call data recorder pecakapan terakhir Medi dan Pansor yang tak bisa dibuktikan. Terakhir, tidak ada saksi yang membuktikan Medi adalah pembunuh Pansor.

Menurut Sopian, dalam kasus tersebut Medi hanya mengakui membuang tubuh Pansor. Kemudian menjual mobilnya.

Meski demikian, kubu Medi tetap mempertimbangkan upaya hukum kalau vonis yang dibacakan dinilai tak sesuai fakta. Yakni dengan mengajukan banding.

’’Tetapi segala sesuatunya harus didiskusikan dahulu bersama klien saya. Dalam hal ini Medi. Kita tunggu besok (hari ini, Red) saja. Kami berharap berimbang dan seadil-adilnya. Kalau saat itu Medi tidak setuju putusan hakim, kami akan banding,” ungkap Sopian.

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here