Modal Tusuk Gigi, Raup Ratusan Juta Rupiah

347
DIAMANKAN: Dua dari empat tersangka kasus pembobolan ATM lintas kabupaten dihadirkan saat ekspose di Mapolda Lampung kemarin. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADAR LAMPUNG

radarlampung.co.id – Angkat topi untuk Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung. Jajaran yang dipimpin Kombespol Heri Sumarji ini menggulung komplotan pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) lintas kabupaten di Lampung.

Tak tanggung-tanggung, komplotan tersebut berhasil meraup lebih dari Rp500 juta selama beraksi. Empat tersangka dibekuk pada Rabu (29/11) sekitar pukul 22.30 WIB. Mereka diamankan di sebuah kontrakan Jalan Imam Bonjol Gang Pisang, Gedongair, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung.

Keempatnya yakni Ahmad Junaidi (37), warga Semaka, Kabupaten Tanggamus; Arwansyah (27), warga Jalan Imam Bonjol Gang Pisang; Zainal (32), warga Kotaagung, Tanggamus; dan Irawan (29), warga Bandarlampung.

Heri Sumarji mengungkapkan, Ahmad Junaidi dan Arwansyah telah melakukan aksinya sejak 2012. Modus yang digunakan komplotan ini adalah menggunakan tusuk gigi untuk mengganjal tempat kartu ATM.

Dia memperkirakan korban pembobolan ATM ini puluhan orang. Kerugian yang diderita para nasabah sedikitnya mencapai Rp500 juta.

’’Otak pelakunya AJ (Ahmad Junaidi, Red). Karena dia yang mengetahui bagaimana cara mencuri uang dari ATM korban. Ketiganya membantu,” ungkap Heri didampingi Kanit 3 Subdit 3 Jatanras Kompol Irwan Yuli Prasetyo saat ekspose di mapolda kemarin.

Keempat tersangka ini mencari sasaran dengan menggunakan mobil. Saat bilik ATM sasaran sudah ditentukan, keempatnya berbagi tugas. Ahmad Junaidi memasukkan batang tusuk gigi ke dalam mesin tempat kartu. ’’Setelah itu, mereka menunggu korban yang akan masuk ATM. Z (Zainal, Red) menunggu di mobil,” paparnya.

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here