|
JAKARTA – Aksi penembak misterius di Papua semakin mengganas sepekan terakhir. Setelah pekan lalu seorang anggota Brimob Polda Papua tewas ditembak, kini kawanan pengacau keamanan ini memburu sejumlah tukang ojek di Distrik Mulia,
Puncakjaya. Peristiwa terakhir terjadi pada Kamis (2/2).Ketika itu empat tukang ojek, yakni Anwar, Ropu, Budi, dan Dipentabuni, baru saja pulang mengantar penumpang. Dalam perjalanan, sekelompok orang bersenjata mencegat mereka. Tak mau ambil risiko, mereka melarikan diri dari sergapan itu. Nahas bagi Anwar, pria 42 tahun itu menjadi sasaran tembakan orang tak dikenal.
’’Anwar terkena tembak di pundak kanan dan dibacok di pipi kiri,’’ ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakarta, kemarin.
Untungnya, nyawa Anwar masih tertolong. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, tiga rekannya berhasil kabur. ’’Hanya satu korban luka tembak. Kasus itu sedang diselidiki Polres Puncakjaya dan kita masih belum bisa mengetahui pelakunya,’’ ungkap Saud.
Sebelumnya, Sabtu (28/1). seorang anggota Detasemen A Satbrimobda Polda Papua bernama Bripda Sukarno tewas ditembak kelompok misterius ini. Sukarno tewas ditembak di bagian kepala saat melakukan patroli di Desa Wandenggobak, Distrik Mulia.
Insiden ini sendiri menambah panjang daftar penembakan terhadap warga dan aparat keamanan yang terjadi sejak akhir 2011. Lebih dari 9 korban jiwa melayang, namun para pelaku belum tertangkap. (jpnn/c2/niz)



KANTOR PUSAT: GRAHA PENA LAMPUNG, Jl. Sultan Agung No. 18 Kedaton, Bandarlampung - 35115 - Indonesia | Telp. (0721) 789750 - 782306, Fax. (0721) 789752 - 773930