PAN Umumkan Cagub Akhir Tahun

115
BERI ARAHAN: Ketua Komite Pemenangan Pemilu Nasional (KPPN) Partai Amanat Nasional (PAN) Hanafi Rais memberikan arahan dalam rapat koordinasi teknis menjelang Pemilu 2019 di Sekretariat Komite Pemenangan Pemilu Wiayah (KPPW) PAN Lampung, Jalan Turi Raya, Bandarlampung, Selasa (11/7). FOTO DINA PUSPASARI/RADAR LAMPUNG

BANDARLAMPUNG – Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung Bachtiar Basri berkali-kali menyatakan masih ingin berdampingan dengan Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Lampung M. Ridho Ficardo dalam Pilgub 27 Juni 2018. Namun, kader dan pengurus PAN di semua tingkatan juga memiliki harapan agar Bachtiar maju sebagai calon gubernur (cagub).

Wakil Ketua Umum DPP PAN Ahmad Hanafi Rais Wiryosudarmo pun merespons konstelasi pilgub. Saat ini PAN belum memutuskan pasangan kepala daerah yang akan diusung dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018. Baik itu cagub–calon wakil gubernur (cawagub) maupun calon bupati–wakil bupati serta calon wali kota­-wakil wali kota se-Indonesia.

”Secara internal, dpw membuka penjaringan. Dan dpp memantau survei masing-masing tokoh yang bertanding. Sampai sekarang, kami belum memutuskan, masih mengamati. Nanti saya kira, mungkin akhir tahun kita munculkan,” kata Hanafi  kepada wartawan di sela-sela rapat koordinasi teknis menjelang Pemilu 2019 di Sekretariat KPPW PAN Lampung, Selasa (11/7).

Anggota DPR RI ini mengatakan, pada setiap daerah yang memiliki kursi di DPRD provinsi dan kabupaten/kota, kader internal yang akan maju pilkada, apalagi incumbent akan jadi prioritas. Terlebih jika hasil survei popularitas dan elektabilitasnya bagus. Dengan mendahulukan kader internal untuk maju, maka internal partai bisa menyusun langkah-langkah kemenangan.

Terkait keinginan Ketua DPW PAN Lampung yang masih ingin melanjutkan jabatannya sebagai wakil gubernur mendampingi Gubernur M Ridho Ficardo untuk periode kedua, menurut Hanafi, DPP akan mempertimbangkan. Hal ini terkait keinginan kader dan pengurus PAN yang mengehendaki Bachtiar maju sebagai cagub dalam pilgub mendatang.

”Ya kita masih pertimbangkan itu. Kalau ada kader maju, mau nomor satu (cagub) atau dua (cawagub), itu harus menang. Karena ini kan wajah partai kita. Kita kan nggak sekadar mendukung. Jadi nanti artinya ada peluang untuk aspirasi dari internal ini nomor satu. Tapi sisi lain pertimbangkan masukan dari beliau (Bachtiar) kan masih menjabat. Saya pikir ada saatnya. Karena belajar dari pilkada sebelumnya, kalau ada asal kader tapi nggak menang, yang malu partai,” tandasnya.

Hanafi mengatakan bahwa jika ada kader yang mendaftarkan diri dalam penjaringan cagub-cawagubdan diprioritaskan, maka calon lainnya yang mendaftar seharusnya memahami. ”Saya kira itu calon yang mendaftar secara umum sudah paham. Karena partai manapun seperti itu,” ucap Hanafi.

Empat Kursi DPR RI

Pada bagian lain, Hanafi sebagai ketua Komite Pemenangan Pemilu Nasional (KPPN) PAN mengatakan, kemarin menggelar rapat koordinasi teknis (rakornis) pemenangan Pemilu 2019. Dia berkoordinasi dengan KPPW dan KPPD PAN se-Lampung untuk mempersiapkan verifikasi partai politik (parpol) oleh KPU.

Menurut dia, parpol merupakan kendaaran politik yang sifatnya wajib, maka PAN harus menyelesaikan persyaratan-persyaratannya. Sementara, calon anggota legislatif (caleg) adalah mesin yang akan berjalan. Sehingga, KPPN PAN ingin rekrutmen caleg—dari internal maupun eksternal—bisa dimulai dari sekarang agar partai ini memiliki siasat-siasat yang lebih berkeadilan.

”Sekaligus juga bergotong royong untuk memastikan target di setiap dapil (daerah pemilihan) provinsi, kabupaten/kota, mupun pusat tercapai. Minimal, satu dapil satu kursi, ini target yang ingin kita raih,” lanjut dia.

Untuk target anggota DPR RI dari Lampung, Hanafi memasang target minimal satu kursi dari masing-masing dapil. Diketahui, Lampung memiliki dua dapil untuk DPR RI. ”Tapi kita baca potensi bahwa satu dapil di Lampung ini bisa meraih dua kursi. Jadi empat kursi. Tentu kita pelajari dan susun siasat kemenangan dari sekarang,” pungkasnya.

Sementara, Ketua KPPW PAN Lampung Saad Sobari mengatakan, saat ini di DPRD Lampung, partainya memiliki delapan kursi. Tak tanggung-tanggung, dia mematok target dua kali lipat. ”Target 17 kursi,” kata dia. (dna/c1/dna)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here