Pansus Sorot Belanja BBM

- Advertisement -

BANDARLAMPUNG – Pansus DPRD Lampung memberikan beberapa rekomendasi atas laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan Pemprov Lampung tahun anggaran 2016.

Juru Bicara Pansus Apriliati mengatakan, beberapa kesimpulannya adalah masih perlu pembenahan dalam sistem pengendalian internal (SPI), meski secara umum mampu mencapai tujuan dan kepatuhan terhadap undang-undang.

Yang menjadi catatan salah satunya permasalahan realisasi belanja bahan bakar minyak (BBM) tidak terkendali. Alhasil, ada tujuh temuan pemeriksaan dengan total nilai Rp878,052 juta.

Untuk itu, pihaknya merekomendasikan beberapa kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Sosial, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pengelolaan SDA, Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja, meningkatkan pengawasan manajemen kinerja yang dilakukan instansinya masing-masing.

’’Khususnya soal BBM ini. Agar tidak terjadi lagi belanja BBM yang lemah penilaiannya,” tuturnya.

Politisi PDI Perjuangan ini melanjutkan, Pansus meminta kepada Gubernur Lampung memberikan teguran tertulis kepada SKPD yang memiliki kinerja buruk dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. Khususnya dalam belanja BBM tersebut.

’’Sehingga, kedepannya tidak terjadi lagi belanja yang tidak terkendali, yang akhirnya membuat belanja tersebut tidak efektif dan efisien,” harapnya

Selain itu, SKPD juga direkomendasikan untuk melalukan pengecekan dan verifikasi keberadaan Standar Operaaional Prosedur (SOP) dan mekanisme pertanggungjawaban pembelian BBM dan Pelumas untuk kendaraan dinas (randis). ’’Itu agar ada kepastian pelaksanaan SOP dan mekanisme untuk mencegah temuan serupa,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri mengaku akan menindaklanjuti rekomendasi dari BPK RI maupun DPRD Lampung. ’’Ya pada dasarnya akan kita tindaklanjuti persoalan itu. Akan kami rapatkan sesuai dengan regulasinya,” ujarnya. (abd/c1/sur)

- Advertisement -
loading...

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY