Pemakaman Mulai Direlokasi

Digali Manual dan Menggunakan Alat Berat
366
GUNAKAN ALAT BERAT: Pembongkaran pemakaman di Kampung Sidokerto, Kecamatan Bumiratunuban, Lampung Tengah, kemarin menggunakan alat berat dan manual. FOTO SYAIFUL MAHRUM/RADAR LAMPUNG

radarlampung.co.id – Pembongkaran pemakaman di Kampung Sidokerto, Kecamatan Bumiratunuban, Lampung Tengah (Lamteng), yang terkena pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mulai dilaksanakan.

Kepala Kampung Sidokerto Sopan mengatakan, pemakaman yang sudah dibongkar dipindahkan ke lokasi pemakaman umum terdekat. ’’Ya, pembongkaran makam sudah dimulai. Direlokasi ke pemakaman umum terdekat. Pembongkaran makam ini sudah atas dasar kesepakatan bersama. Kita berharap pembangunan JTTS cepat selesai,” katanya.

Sedangkan tokoh agama yang juga panitia pembongkaran makam, Untung Abdur Rohman, mengatakan bahwa sebelum dilakukan pembongkaran terlebih dahulu diadakan ritual dengan doa bersama, Yasinan, dan sedekahan dengan memotong satu ekor kambing.

“Kita lakukan ritual doa bersama, Yasinan, dan sedekahan. Potong satu ekor kambing. Ini agar pembongkaran dapat berjalan lancar dan tidak ada kendala,” ujarnya.

Proses pembongkaran makam, lanjut Untung, digali menggunakan alat berat dan manual. “Pakai alat berat dan manual. Jika  ditemukan kain kafan, kita ambil dan  bungkus kembali menggunakan kain kafan baru. Kemudian jika ada makam yang sudah tidak ada kain kafannya, tetap kita ambil tanahnya dan dibungkus kembali dengan kain kafan baru untuk segera dipindahkan,” tuturnya.

Pada hari keenam pembongkaran makam, terus Untung, sedikitnya sudah sebanyak 615 makam yang dibongkar dan dipindahkan. “Sudah ada 615 makam yang dibongkar dan dipindahkan. Pemakaman di Kampung Sidokerto ini dibuka pada 1953 yang berada di Dusun 3. Sejak tiga tahun terakhir sejak ada  rencana pembangunan JTTS, kami sudah menutup pemakaman tersebut untuk umum,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, 1.370 pemakaman dari empat kampung di Kecamatan Bumiratunuban, mendapat ganti rugi JTTS. Total anggaran yang dikucurkan untuk 481 ahli waris sebanyak Rp2.136.605.000.

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan (PPK) Ganti Rugi JTTS Edison mengatakan bahwa ada empat kampung yang mendapatkan ganti rugi JTTS untuk tanah pemkaman. “Yakni Kampung Sukajadi, Sukajawa, Gunungsugih Baru, dan Sidokerto. Ganti rugi untuk 1.370 pemakaman dari 481 ahli waris dengan total Rp2.136.605.000 diserahkan kepada enam orang penerima kuasa,” tandasnya. (sya/rnn/c1/wan)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here