Pembangunan Jembatan Way Semaka Diprioritaskan

119
SUSURI SUNGAI: Tim gabungan masih mencari Danang (16), pelajar yang tercebur di Way Semaka setelah motornya terjatuh saat melintas jembatan, Minggu (12/11). FOTO BPBD TANGGAMUS

radarlampung.co.id – Pembangunan jembatan gantung penghubung Pekon Banjarnegoro, Kecamatan Wonosobo-Pekon Kanoman, akan menjadi prioritas tahun depan. Di mana, kondisi infrastruktur yang melintasi Sungai (Way) Semaka dan menjadi akses warga dua kecamatan ini sangat memprihatinkan.

Wakil Bupati Tanggamus Samsul Hadi mengatakan, pembangunan diupayakan sudah dilakukan Maret 2018. ’’Pembangunan jembatan ini akan kami prioritaskan,” kata Samsul saat meninjau lokasi jembatan ambrol, Senin (13/11).

Saat ini, jembatan sudah sudah diperbaiki darurat oleh warga setempat dan bisa dilalui. Namun Samsul tetap berharap warga yang melintas lebih berhati-hati. Sebab kondisi jembatan sudah rapuh.

Sementara Kepala Dinas  PUPR Tanggamus Riswanda Djunaidi melalui Kabid Bina Marga Ishak Basuki mengatakan, pembangunan jembatan sudah masuk program pembangunan. ”Panjang jembatan sekitar 80 meter dan lebar enam meter. Total anggaran untuk pembangunan jembatan ini sekitar Rp8 miliar,” kata Ishak.

Pada bagian lain, Kepala BPBD Tanggamus Romas Yadi mengatakan, sesuai arahan wakil bupati, pihaknya menyiapkan langkah-langkah darurat. ”Lantai serta sling yang sudah termakan usia akan diupayakan diganti,” kata Romas.

Secara teknis, lanjut Romas, perbaikan jembatan  dikoordinasikan dengan Dinas PUPR. “Anggaran perbaikan darurat ditaksir Rp150 juta. Itu sudah termasuk penopang, lantai jembatan serta sling jembatan,” sebut dia.

Terkait pencarian Danang (16), pelajar yang tercebur di Way Semaka setelah motornya terjatuh saat melintas jembatan, tim gabungan masih melakukan penyisiran. Ini dilakukan hingga tujuh hari ke depan dan diperpanjang tiga hari jika ada permintaan dari pihak keluarga.

Tim yang terdiri dari Basarnas Rescuer Pos SAR 1 Tanggamus, BPBD Tanggamus, TNI dan aparat kepolisian serta dibantu warga menyusuri sungai dengan perahu. ”Untuk saat ini kita masih menggunakan satu perahu karet. Kemungkinan besok (hari ini, Red) akan ditambah lagi menjadi dua perahu,” kata anggota Tim Rescuer Basarnas Heri.

Menurut dia, kendala masih dihadapi dalam proses pencarian. Selain arus Way Semaka yang keruh dan deras, di kawasan itu masih banyak buaya. (uji/iqb/rnn/c1/ais)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here