Pemkab Tanggung Biaya Penyembuhan Bocah Luka Bakar

Rizki Segera Jalani Operasi Ke-37
169
PEDULI: Kepala Diskes Lamtim Evi Darwati saat menjenguk Rizki Pratama belum lama ini. FOTO DWI P./RADAR LAMPUNG

radarlampung.co.id – Pemkab Lampung Timur (Lamtim) siap membantu penyembuhan luka bakar yang diderita Rizki Pratama (10), warga Desa Brajaasri, Kecamatan Wayjepara.

Bupati Lamtim Chusnunia menjelaskan, sepekan lalu, Rizki kembali menjani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukadana dan kini telah kembali ke rumah neneknya di Brajaasri. Menurutnya, kendati luka bakar 80 persen yang dideritanya belum pulih, putra pasangan Topik dan Sriyanti yang mengalami luka bakar sejak 1 Juli 2016 tersebut kini mulai dapat berjalan meski masih tertatih-tatih. ’’Saya telah memerintahkan Dinas Kesehatan dan RSUD Sukadana serta Puskesmas Wayjepara tetap memantau perkembangan Rizki,” jelas Chusnunia kemarin (18/4).

Terpisah, Kepala Diskes Lamtim Evi Darwati menjelaskan, kondisi Rizky saat ini masih dalam taraf penyembuhan.  Menurutnya, sebagaian besar luka bakar yang dideritanya sudah sembuh dan menjadi kulit normal.  “Untuk sembuh total dari luka bakar membutuhkan proses bertahap sampai kulit barunya tumbuh normal,” jelas Evi.

Ditambahkan, selama ini proses pengobatan Rizky menggunakan kartu BPJS yang dianggarkan pemerintah daerah. “Bupati juga sudah dua kali mengunjungi Rizki, yakni ketika musibah baru terjadi serta beberapa hari lalu,” lanjutnya.

Evi menyatakan, penanganan terhadap upaya penyembuhan terhadap Rizki Pratama telah sesuai dengan Standard Operating Procedur (SOP) pengobatan dan perawatan luka bakar. “Kami akan terus memantau dan membantu pengobatan Rizki Pratama,” tegasnya.

Sementara, Direktur RSUD Sukadana Nanang Salman menjelaskan, sejak 14 Juli 2016, tim medis RSUD Sukadana sudah 36 kali melakukan operasi untuk penyembuhan luka bakar yang dialami Rizki. Menurutnya, untuk perawatan dan operasi terhadap Rizki telah menghabiskan biaya mencapai Rp150 juta. Dari jumlah tersebut Rp64 juta ditanggung BPJS yang bersumber dari APBD dan Rp85 juta dari RSUD Sukadana.

Menurutnya, untuk perawatan Rizki Pratama RSUD Sukadana menurunkan tim medis yang terdiri dari dokter spesialis anak, dokter spesialis bedah, ahli gizi dan psikolog. Menurutnya, selain menderita luka bakar, Rizki Pratama juga mengalami gizi buruk dan gangguan psikologis akibat rangkaian operasi yang dijalaninya selama ini. “Rencananya dalam waktu dekat ini, Rizki Pratama kembali menjalani operasi,” paparnya.

Diketahui, Rizki Pratama siswa kelas IV SD tersebut mengalami luka bakar ketika bermain meriam buatan dari kaleng sarden dengan bahan bakar spritus. Sejak umur 4 bulan, Rizki Pratama diasuh  kakek dan neneknya, karena ke dua orang tuanya bekerja di Jakarta. (wid/c1/fik)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here