Kamis, 28 Agustus 2014
     
Home Pendidikan 2015, Faperta Targetkan 5 Prodi Terakreditasi A

2015, Faperta Targetkan 5 Prodi Terakreditasi A

390
Kali Dibaca
E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita

SELURUH fakultas di lingkungan Universitas Lampung terus berupaya meningkatkan status akreditasi program studinya. Hal tersebut sebagai salah satu upaya untuk menopang visi rektor menjadikan Unila sebagai world class university.

Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) Unila Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, M.S. menjelaskan, untuk fakultasnya, prodi agrobisnis pada bulan ini baru saja mendapatkan akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Sedangkan prodi agroteknologi memperoleh akreditasi B.

’’Target kami, pada 2015, minimal 45% atau 5 dari 12 program studi baik S1 maupun S2 yang ada di faperta terakreditasi A,” terang dia saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Untuk itu, imbuh Wan Abbas, berbagai upaya terus dilakukan. Seperti pengembangan sumber daya manusia dengan meningkatkan jumlah guru besar dan doktor di fakultasnya.

’’Saat ini sebenarnya kami telah memiliki profesor terbanyak di Unila, yaitu 28 orang. Kemudian doktornya sekitar 80. Namun untuk menuju universitas atau fakultas kelas dunia kan minimal 20% dosennya harus guru besar. Sehingga kami terus berusaha meningkatkan jenjang pendidikan dosen,” ujarnya.

Sebab dengan jumlah dosen yang ada di faperta sekitar 250 orang, maka idealnya minimal 50 orang yang bergelar profesor. ’’Sedangkan untuk tingkat universitas, dari 1.600-an dosen, berarti harus memiliki 320 guru besar untuk menjadi universitas terkemuka dunia,” ucap dia.

Langkah lainnya, lanjut Wan Abbas, pihaknya terus melengkapi sarana dan prasarana perkuliahan. Kemudian merevitalisasi laboratorium dan kebun percobaan. Selain itu, research atau penelitian juga digalakkan.

’’Dan yang tak kalah penting, kami terus menjalin kerja sama baik dengan universitas, institusi pemerintahan, maupun swasta di dalam dan luar negeri,” tuturnya.

Seperti yang baru-baru ini dilakukan pihaknya dengan bekerja sama Myagri Group of Companies Malaysia. Kemudian University of Technology Umara Malaysia dan Universiti Putra Malaysia.

’’Sebelumnya kami juga telah bekerja sama dengan Universitas Terengganu Malaysia dan Mastrech University Prancis. Bentuknya seperti melakukan riset bersama serta pertukaran mahasiswa dan staf,” terang dia. (red/p3/c1/adi)

 

Mutiara Edukasi

Nabila Kurnia Adzan, Wisudawati Terbaik Unila Asal FKIP Jurusan Seni TariNabila Kurnia Adzan, Wisudawati Terbaik...
article thumbnailSejak Kecil Sukai Seni Tari, Tak Menyangka Jadi Lulusan Terbaik
SEBANYAK 1.374...