PGN Minta Warga Bersabar

137
Ilustrasi

radarlampung.co.id – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Lampung angkat bicara menanggapi protes warga. Sales Area Head PT PGN Lampung Wendy Purwanto mengatakan, pemasangan jaringan gas (jargas) masih dalam proses kelanjutan pemasangan pipa inti, yang nantinya menyalurkan gas ke rumah-rumah warga.

’’Memang dibuat gundukan dulu biar tanahnya turun. Itu belum bisa diperbaiki karena tanahnya belum padat,” terang Wendy saat dihubungi melalui telepon selulernya kemarin.

Saat ini, secara keseluruhan pembangunan pipa gas bumi telah menjangkau 3.000 rumah. Penyambungan ini termasuk pipa utama untuk menyalurkan gas dan pipa-pipa yang sudah dipasang di rumah warga.

Wendy mengaku tak bisa memprediksi berapa lama tanah tersebut nantinya benar-benar dipastikan padat. Bila menggantungkan pada faktor alam, salah satunya intensitas hujan tinggi, diprediksi gundukan tanah itu bisa cepat kembali seperti sedia kala.

’’Kalau sekarag diperbaiki dan nanti tiba-tiba padatannya turun lagi, masa mau diperbaiki lagi. Nanti kita akan liat kondisinya kalau sudah padat kita rapihkan lagi.  Bisa tergantung cuaca, kalau makin sering hujan bisa lebih cepat padat,” jelas dia.

Kepada warga yang melakukan protes, Wendy meminta agar sedikit memahami dan memaklumi dampak kondisi penyambungan pipa ini. ’’Ya gimana, pada dasarnya kita mau kasih masyarakat yang terbaik. Kalau mau menikmati, ya kami minta untuk berkorban sebentar dulu,” ujarnya. (rma/c1/sur)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here