Polda Amankan Anggota DPRD Tubaba

Diduga Terkait Kasus Setoran Proyek

Ilustrasi: Net
- Advertisement -

radarlampung.co.id – Modus penipuan setoran (fee) proyek kembali muncul. Rusli, anggota DPRD Tulangbawang Barat (Tubaba), diamankan Polda Lampung. Dia diduga telah melakukan penipuan ’’menjual” proyek APBD Tubaba.

Informasi yang dihimpun Radar Lampung, kasus yang dilaporkan tersebut terjadi pada 2015 lalu. Diduga, proyek yang dijanjikan Rusli itu adalah proyek sumur bor. Pihak pelapor mengaku sudah menyetor uang ke Rusli.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini sudah dua kali mangkir dari panggilan Polda Lampung. Kemarin (17/3), saat DPRD Tubaba menggelar rapat paripurna istimewa pemenang Pilkada 2017 dan HUT Ke-53 Provinsi Lampung, polisi memberi surat panggilan ketiga untuk Rusli.

Saat dikonfirmasi, Direktur Kriminal Umum Polda Lampung Kombes Herry Sumarji membenarkan telah mengamankan Rusli sekitar pukul 16.30 WIB kemarin (17/3). Namun, Heri mengaku belum tahu detail kerugian yang dialami korban.

“Iya, tadi sore kami tangkap, saya belum tahu betul bagaimana kronologis penangkapannya,”ungkap Herry, saat dihubungi melalui ponselnya tadi malam (17/3).

Namun, dia membenarkan kalau Rusli diamankan lantaran dugaan penipuan bermodus iming-iming proyek. “Kasusnya terkait setoran proyek, sekarang ini tersangka masih dimintai keterangan di kantor (Polda Lampung,red),” katanya.

Terpisah, Ketua DPD PAN Tubaba Budi Yanto angkat bicara soal penangkapan kader PAN. Budi mengaku baru mengetahui informasi tersebut. Dia mengaku saat ini berada di luar kota untuk menghadiri acara partai.

- Advertisement -
loading...

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY