Polisi Respons Keluhan Sopir

Siaga di Perbatasan Mesuji dan OKI

SIAGA: Aparat Polres Mesuji siaga di jalan lintas timur (jalintim) Sumatera perbatasan Mesuji dan Kabupaten OKI (Ogan Komering Ilir), Sumatera Selatan, kemarin. FOTO ARDIAN MUKTI/RADAR LAMPUNG
- Advertisement -

radarlampung.co.id – Jajaran Polres Mesuji merespons keluhan para sopir terkait maraknya pungutan liar (pungli) di jalan lintas timur (jalintim) Sumatera. Tepatnya di perbatasan antara Kabupaten Mesuji dengan Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Dari pantauan Radar Lampung siang kemarin, aparat Polres Mesuji melakukan penyisiran sepanjang jalintim Sumatera guna memberantas pungli dengan berbagai modus sesuai keluhan sopir.

“Ini (Menyisir,Red) kami lakukan guna memberantas premanisme dan pungli yang sering dilakukan  sejumlah oknum dijalan negara yang menghubungkan Mesuji dengan OKI,” kata Kapolres Mesuji AKBP. Priyanto Teguh Nugroho kemarin.

Menurutnya, penyisiran yang dilakukan pihaknya tersebut tidak akan mentolerir segala bentuk pungli. Jika masyarakat menemukan adanya indikasi pungli, kiranya segera melaporkan ke pihak Kepolisian. Pasti akan kami tidak tegas,” imbuhnya.

Perwira menengah yang dikenal murah senyum ini menjelaskan bahwa Polres Mesuji sudah menugaskan sejumlah anggota mulai dari Reskrim, Sabhara atau pun satuan Anggota Lalu Lintas untuk bersiaga di pos-pos perbatasan Mesuji dan OKI Sumsel.

“Operasi kami lakukan hingga larut malam guna memberikan rasa aman kepada penguna jalan. Dan tidak ada tolerasi bagi pemalak,” tegasnya.

Dia juga mengimbau pemilik sejata api ilegal untuk segera menyerahkannya kepada polisi. “Jika tidak menyerahkan pasti akan kami ringkus. Karena, efek buruk dari peredarnya sudah sangat kita rasakan. Saya berharap masyarakat juga terus memberikan informasi kepada pihak kepolsian guna memberantas tindak kejahatan apapun di lingkungan masyarakat,” tandasnya. (muk/c1/wan)

- Advertisement -
loading...

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY