Rabu, 23 April 2014
     
Home Politika Munas, Ika PMII Tegaskan Netralitas Lembaga

Munas, Ika PMII Tegaskan Netralitas Lembaga

388
Kali Dibaca
E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita

JAKARTA - Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Ika PMII) akan mengadakan musyawarah nasional (munas) ke-5. Dibuka hari ini (1/7), forum tertinggi di Ika PMII itu mengagendakan pemilihan ketua umum baru plus membahas sejumlah isu. Termasuk, terkait dengan perhelatan politik lima tahunan pada 2014.

Sekjen Ika PMII Effendy Choirie menegaskan, posisi dan partisipasi Ika PMII dalam kehidupan berbangsa dan bernegara akan menjadi salah bahasan utama munas. ’’Lembaga alumni PMII akan netral secara politik, tapi alumninya boleh di mana-mana dan ke mana-mana,’’ ujar Effendy saat dihubungi kemarin (30/6).

Effendy memaparkan, realitas terkini bahwa alumni PMII telah menyebar dalam berbagai profesi. Termasuk dalam dunia politik, alumni juga menyebar dalam sejumlah kekuatan politik. ’’Nah, sikap PMII akan disandarkan dengan khitah 1926 NU, bahwa NU netral secara politik, tapi kader dan warga NU boleh masuk dalam partai politik mana pun. Sikap itu sesuai pula dengan sikap independensi PMII,’’ paparnya.

Meski demikian, Gus Choi –sapaan akrabnya– menambahkan, netralitas Ika PMII bukan kemudian melepaskan sama sekali para alumni PMII yang terjun di dunia politik. Ika PMII akan mengambil posisi untuk mengayomi dan mendukung semuanya. ’’Bukan hanya untuk politik sebenarnya, tapi juga di berbagai profesi lain,’’ tandas mantan politikus PKB yang kini bergabung ke Partai NasDem itu.

Lantas, dia menunjuk sejumlah nama alumni PMII yang dianggap punya kapasitas untuk memimpin negeri ini. Antara lain, sebut dia, As’ad Said Ali (kini wakil ketua umum PBNU), Slamet Effendy Yusuf (kini ketua PB NU), Ahmad Bagdja (mantan wakil ketua DPA), Ali Masykur Musa (kini anggota BPK), atau Arif Mudatsir Mandan (kini ketua umum PB Ika PMII). ’’Mereka semua akan kami ayomi dan dukung untuk bisa berbuat lebih bagi bangsa ini,’’ imbuh Gus Choi.

Munas rencananya diikuti sekitar 1.000 orang dari pengurus wilayah (provinsi) dan pengurus cabang (kabupaten/kota) Ika PMII se-Indonesia. Munas yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, itu akan dibuka oleh Ketua Umum PB NU KH Said Aqil Siroj.

Sementara itu, sejumlah nama telah muncul menjadi ketua umum PB Ika PMII pada periode berikutnya. Selain Arief Mudatsir Mandan yang masih dijagokan oleh sejumlah pihak, muncul beberapa nama lain. Antara lain, Ali Masykur Musa, Muhanmad Moqawam (anggota DPR PPP), Arvin Hakim (PKB), dan Effendy Choirie (Nasdem). (jpnn/c3/fik)


Advertise