Sadis! Dicekoki Tuak, Lalu Dihabisi

315
Ilustrasi

radarlampung.co.id – Sebanyak 37 adegan diperagakan dalam reka ulang kasus pembunuhan terhadap Merdi Irawan (17), warga Jalan Indra Bangsawan, Rajabasa, Bandarlampung, Senin (13/11). Ini menghadirkan dua tersangka, yaitu pasangan suami-istri Agus Nawi (22) dan Rita Lia Epiyani (22), warga Waykanan.

Reka ulang yang dilakukan Polsekta Kedaton dan diikuti tim Inafis Polresta Bandarlampung, Kejaksaan Negeri Bandarlampung, dan pengacara tersangka ini diawali dari keluh kesah Agus kepada istrinya. Di mana, Agus dipukul oleh seseorang dan Merdi tidak membantunya.

Lalu dilanjutkan adegan Rita mengajak suaminya kembali ke Waykanan. Namun, mereka tidak memiliki kendaraan. Lantas, Rita merencanakan mengambil motor Merdi dengan cara meracuni remaja itu.

Lantaran Merdi tidak datang, Rita menjemputnya. Lalu di kontrakan Jalan Kapten Abdul Haq Gang Hi. Hamid, Rajabasa, tersebut, Merdi diberi tuak. Ini tergambar pada adegan ke-20.

Ketika Merdi sedang minum dan memainkan ponsel, Agus menghantamnya dengan palu dan memukulnya menggunakan tangan.  Pada adegan ke-24, saat Merdi tidak sadar, Agus menggorok lehernya.

Pada adegan ke-30, Agus memanggil Rita yang berada di kamar dan meminta untuk menyiapkan pakaian serta bersiap pergi. Kemudian Agus mengambil kunci motor Merdi. Ia dan istrinya kabur.

Kapolsek Kedaton Kompol Bismark mengatakan, reka ulang dilakukan untuk melengkapi berkas perkara pembunuhan yang terjadi September silam. ”Dari reka ulang, terlihat pembunuhan sudah direncanakan,” kata Bismark.

Terpisah, Aang Saputra ditemukan tewas di kontrakannya Jalan Cendrawasih,  Kelurahan Kotasepang,  Kecamatan Labuhanratu, sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa itu kali pertama diketahui oleh anaknya yang hendak mengantarkan obat dan makanan.

Informasi yang dihimpun, Aang yang sudah bercerai dengan istrinya ini tinggal di sana sejak lima bulan silam. Lelaki yang bekerja sebagai tukang sepuh emas itu diduga tewas karena penyakitnya.

Kapolsek Kedaton Kompol Bismark mengatakan,  dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda kekerasan dari mayat tersebut. Aang diduga tewas 12 jam sebelum ditemukan. (pip/c1/ais)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here