Saluran Mampet, Pasar BK Tergenang

60
(Ist)

radarlampung.co.id – Hujan mengguyur kota kemarin mulai sekitar pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.

Dari pantauan Radar Lampung, genangan air terlihat di antaranya di Pasar Bambu Kuning (BK). Genangan diperkirakan karena saluran air yang tersumbat sampah.

Hamsir, tukang becak berusia 35 tahun, mengatakan, setelah satu jam hujan, air tidak mau masuk lubang saluran. ’’Genangannya muncul karena salurannya mampet. Banyak sampah,” ujar dia saat ditemui di Pasar BK.

Dia mengatakan baru dua kali pasar BK digenangi air. Akibatnya, banyak pedagang yang langsung merapihkan dagangannya.

Sementara di sebuah gang di Jalan Darussalam dekat Perumahan Bilabong Kelurahan Susunan Baru, Tanjungkarang Barat tiba-tiba datang guyuran air deras.

Berdasarkan pantauan di lapangan Gang yang masuk di RT 3 LK 1 tersebut, air datang dari satu drainase sedalam 50 centimeter.

Sementara jembatan yang menjadi penyambung jalan Darussalam ke gang kecil itu dalam kondisi rusak. Saat surut, kondisi jembatan drainase terlihat rusak sepanjang 50 meter. Kondisinya, berbatu dengan ukuran lebar hingga 20 centimeter.

Informasi yang beredar diantara warga sekitar, jalan tersebut memang rusak sejak satu tahun belakangan.

Tak hanya Pasar BK, Gelanggang Olah Raga (GOR) Saburai di Enggal Bandarlampung juga terpantau ada genangan. Ya, hujan membuat kantor GOR Saburai tergenang hingga ketinggan 10 centimeter.

Hujan deras ternyata berdampak bagi lalu lintas di Bandarlampung. Terjadi kepadatan lalu lintas ini di sejumlah ruas. Mulai Jalan Diponegoro arah Taman Lungsir, Jalan Wolter Monginsidi menuju jalan R. A. Kartini, di jalan Basuki Rahmat menuju Cut Nyak Dien terlihat deretan kendaraan.

Kemacetan dikarenakan banyaknya kendaraan yang tidak bersabar. Guna mengatasi hal ini, pihak Satlantas Polresta Bandarlampung langsung turun tangan untuk mengurai kepadatan lalulintas. (rma/c1/wdi)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here