Serba Salah, Bayar Gaji Karyawan, Listrik Diputus

PDAM Way Sekampung Menunggak Ratusan Juta
152
ILUSTRASI/FOTO NET

radarlampung.co.id – Tiga bulan tidak membayar tunggakan, meteran listrik (PDAM) Way Sekampung, Pringsewu, dicabut kemarin (9/10). Kondisi ini menyebabkan pelayanan kepada konsumen tersendat.

Kepala PLN Rayon Pringsewu Yordan membenarkan pihaknya memutus aliran listrik PDAM. ’’Ya, sudah diputus karena belum bayar tiga bulan. Kalau sudah dibayar, pasti meteran bisa dipasang lagi,” kata Yordan saat dihubungi melalui ponselnya, Senin (9/10).

Direktur PDAM Way Sekampung Yulizar membenarkan hal tersebut. Menurut dia, PDAM sudah beberapa kali menunggak. Pada Juni-Juli  2017, tunggakan mencapai Rp102 juta.

”Untuk membayar tunggakan tersebut, terpaksa karyawan tidak digaji,” kata Yulizar.

Kemudian Agustus, lanjut Yulizar, gaji karyawan baru bisa dibayar. Namun imbasnya, listrik kembali menunggak. Hingga September, totalnya mencapai Rp91 juta.

”Sampai Oktober ini, tunggakan PDAM sekitar Rp141,3 juta. Sementara kami baru ada dana tunai sekitar 70 juta,” ujarnya.

Sebenarnya pihak PDAM sudah mencoba berkoordinasi dengan PLN dan meminta agar meteran listrik disambung kembali. Tunggakan akan dilunasi akhir bulan ini. ”Tapi permohonan kami tidak diterima,” kata dia.

Lebih lanjut Yulizar mengungkapkan, tunggakan listrik tersebut bermula dari pascalebaran. Kendalanya adalah tagihan kepada konsumen. Sementara untuk gaji karyawan dan pembayaran tunggakan listrik, termasuk biaya operasional murni dari penerimaan rekening.

“Sampai saat ini, sekitar 2.000 rekening belum terjual. Nanti kalau sudah terjual, pasti tunggakan itu kita bayarkan,” paparnya.

Yulizar berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu memberikan perhatian kepada PDAM Way Sekampung. Baik berupa penyertaan modal, subsidi atau berupa pinjaman.

Pihaknya sudah pernah mengajukan, namun belum terealisasi dengan alasan usulan terlambat diajukan. Kemudian akan diupayakan mendapat batuan tahun depan. ”Terkait persoalan ini, secepatnya saya akan menghadap bupati dan wakil bupati,” ujarnya. (mul/rnn/ais)

Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here